PSSI sendiri telah menunjuk Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, sebagai venue pertandingan.
Penunjukan ini mencatatkan sejarah tersendiri karena untuk pertama kalinya FIFA mempercayakan Indonesia sebagai tuan rumah FIFA Series, sekaligus menjadi wakil Asia di antara tujuh negara penyelenggara lainnya, seperti Australia, Azerbaijan, Kazakhstan, Mauritania, Selandia Baru, Puerto Riko, Rwanda, dan Uzbekistan.
BACA JUGA: Persib Disorot Media Prancis, Mantan Pemain PSG Segera Merapat ke Maung Bandung
BACA JUGA: Dro Fernandez Khianati Barcelona, Wonderkid La Masia Pilih Hijrah ke PSG
Dalam ajang ini, Indonesia akan menghadapi lawan-lawan dari lintas konfederasi.
Dua tim yang dipastikan menjadi lawan Timnas Indonesia adalahSt Kitts and Nevis dari zona CONCACAF serta Bulgaria dari Eropa.
St Kitts and Nevis saat ini menempati peringkat 154 dunia berdasarkan peringkat FIFA per 22 Desember 2025.
Sementara itu, Bulgaria berada di posisi ke-88 dunia.
Kedua laga tersebut dipastikan akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, sesuai dengan informasi bahwa Indonesia hanya akan memainkan dua pertandingan dalam FIFA Series kali ini.
BACA JUGA:MilkLife Soccer Challenge Tangerang dan Semarang Seri 2 Makin Seru: Talenta Makin Bermunculan
BACA JUGA:Nyaman Tinggal di Indonesia! John Herdman Bagi Fokus Jelang FIFA Series, Dua Pemain Baru Didatangkan
Bulgaria menjadi lawan yang cukup menarik perhatian.
Meski tidak berada di papan atas Eropa, tim ini dikenal memiliki tradisi sepak bola yang kuat.
Bulgaria juga dilatih oleh pelatih berpengalaman yang sebelumnya sempat berkiprah di sepak bola Indonesia.
Laga ini dipandang sebagai ujian penting bagi John Herdman dalam meracik strategi, pola permainan, dan komposisi terbaik Timnas Indonesia.
Sementara menghadapi St Kitts & Neviss, Tim Garuda di atas kertas memiliki peluang lebih besar untuk meraih hasil positif. Namun demikian, tim pelatih menegaskan bahwa lawan tetap tidak boleh dipandang remeh dan fokus penuh tetap dibutuhkan.