RSCM Bakal Cangkok Kulit Andrie Yunus untuk Bagian Wajah, Dada, dan Pundak
Rumah Sakit Cipta Mangunkusumo (RSCM) akan melakukan operasi cangkok kulit pada Aktivis Kontras, Andrie Yunus-Istimewa-
JAKARTA, DISWAY.ID - Rumah Sakit Cipta Mangunkusumo (RSCM) mengeluarkan hasil medis yang dilakukan kepada korban penyiraman zat kimia kuat terhadap Andrie Yunus.
Berdasarkan hasil pemeriksaan dari tim medis RSCM, Andrie Yunus dinyatakan harus menjalani prosedur cangkok kulit pada bagian wajah, dada, serta pundak sebagai bagian dari upaya mempercepat pemulihan luka bakar yang cukup serius.
BACA JUGA:Gempa M 6,4 Guncang Jepang Malam Ini, BMKG Ungkap Tidak Berpotensi Tsunami di Indonesia
BACA JUGA:Berkah Mudik! Toko Oleh-Oleh di Lampung Diborong, Kerupuk Kemplang Laris
Manajer Hukum dan Humas RSCM, Yoga Nara, menjelaskan bahwa tindakan ini dilakukan bersamaan dengan prosedur pembersihan jaringan mati atau debridement. Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan jaringan yang rusak tidak menghambat proses regenerasi kulit.
“Perawatan dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya berfokus pada area mata, tetapi juga pada luka bakar di bagian tubuh lain,” ujar Yoga dalam keterangannya, Kamis 26 Maret 2026.
RSCM menyebut kondisi pasien saat ini masih dalam pengawasan ketat tim medis multidisiplin. Evaluasi lanjutan dijadwalkan dalam beberapa hari ke depan guna memantau perkembangan penyembuhan, baik pada area mata maupun luka bakar di tubuh.
BACA JUGA:Mata Andrie Yunus Iskemia, RSCM Tempuh Prosedur Bedah Multidisiplin
Dari sisi bedah plastik, dilakukan pula pembersihan jaringan mati lanjutan (debridement) serta prosedur cangkok kulit pada area mata, dada, dan pundak untuk mempercepat pemulihan luka bakar.
"Evaluasi lanjutan terhadap kondisi luka direncakan akan dilakukan pada hari Sabtu, tanggal 28 Maret 2026. Saat ini, fokus utama penanganan adalah mempertahankan integritas bola mata kanan serta mengendalikan proses inflamasi agar tidak berkembang lebih lanjut," ungkap Yoga.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: