Produksi 1.500 Kapal Ikan, Prabowo: Inggris Siap Investasi

Rabu 21-01-2026,08:03 WIB
Reporter : Anisha Aprilia
Editor : Reza Permana

JAKARTA, DISWAY.ID - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Inggris, Keir Starmer di Lancaster House, London, pada Selasa, 20 Januari 2026 waktu setempat.

Dalam kesempatan itu, Prabowo mengatakan Inggris berminat untuk melakukan investasi di Indonesia salah satunya dalam produksi 1.500 kapal ikan.

“Kita memandang UK, Inggris sebagai sesuatu partner yang nanti bisa juga sangat berpartisipasi dalam ekonomi kita. Mereka punya teknologi, mereka punya keuangan finance yang sangat kuat, mereka berminat untuk investasi di Indonesia,” kata Prabowo.

BACA JUGA:BREAKING! Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir Sumatera

BACA JUGA:Profil Thomas Djiwandono, Keponakan Presiden Prabowo Subianto yang Masuk Daftar Bursa Deputi Gubernur BI

Menurut Presiden, kemitraan tersebut membuka peluang bagi Indonesia untuk memperoleh manfaat dari transfer teknologi dan kemampuan keuangan Inggris.

“Jadi saya kira partnership ini akan sangat menguntungkan kedua belah pihak,” lanjutnya.

Pertemuan ini juga menyepakati kerja sama di bidang maritim. Dalam pertemuan itu, Inggris akan mendukung rencana Indonesia membangun sekitar 1.500 kapal ikan, serta memperbaiki desa-desa nelayan.

Penguatan sektor maritim ini, menurut Presiden, bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperbaiki konsumsi protein masyarakat.

BACA JUGA:Sudewo Peras Calon Pengisi Jabatan Perangkat Desa Dengan Ancaman, KPK: Tutup Formasi Tahun Berikutnya Jika Tak Ikuti Ketentuan

BACA JUGA:Cek Jadwal dan Lokasi Layanan SIM Keliling di Jakarta Hari Ini 21 Januari 2026, Yuk Datang!

“Ini sangat strategis bagi kita. Ini sangat akan mempercepat pertumbuhan dan kemajuan ekonomi kita khususnya di bidang maritim. Saya ingatkan tiga perempat Tanah Air kita itu adalah laut dan konsumsi protein kita, oleh rakyat kita masih terlalu rendah. Kita ingin tingkatkan untuk lebih baik lagi” kata Presiden.

Kemitraan strategis baru antara Indonesia dan Inggris merupakan tindak lanjut dari Joint Statement on a New Strategic Partnership between the Republic of Indonesia and the United Kingdom yang telah disepakati oleh kedua pemimpin pada tahun 2024 lalu.

Kemitraan strategis baru ini merefleksikan komitmen kuat kedua negara dalam memperdalam hubungan yang telah terbangun.

BACA JUGA:Rekor Tercipta! Arsenal Cetak Sejarah Baru di Liga Champions Usai Hancurkan Inter Milan di San Siro

Kategori :