JAKARTA, DISWAY.ID -- Adies Kadir resmi secara sah menjadi calon hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Penetapan itu dilakukan dalam rapat paripurna DPR RI di Komisi III pada Selasa, 27 Januari 2026.
"Selanjutnya kami menanyakan kembali kepada sidang dewan yang terhormat terhadap laporan Komisi III atas usulan pengganti hakim konstitusi pada Mahkamah Konstitusi yang berasal dari usulan lembaga DPR RI, yang menyetujui saudara prof Adies Kadir sebagai hakim konstitusi pada Mahkamah Konstitusi, usul DPR RI sekaligus mencabut keputusan DPR RI nomor 11/DPR/1/2025-2026 tentang persetujuan DPR terhadap pergantuan hakim konstitusi pada mahkamah konstitusi yang berasal dari lembaga DPR, apakah dapat disetujui?," tanya Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, Selasa.
"Setuju," jawab anggota rapat paripurna.
Sebagai informasi, Adies Kadir sempat menjadi perbincangan publik usai pernyataannya menyebut soal tunjangan anggota dewan disorot publik pada akhir Agustus 2025. Dalam wawancara dengan wartawan pada Selasa, 19 Agustus 2025 lalu.
BACA JUGA:Gantikan Adies Kadir, Sari Yuliati Resmi Duduki Kursi Wakil Ketua DPR RI
Kala itu, Adies menyebut anggota DPR memang mendapatkan sejumlah kenaikan tunjangan. Salah satunya adalah tunjangan beras, dari sekitar Rp 10 juta menjadi Rp 12 juta per bulannya.
Akibat pernyataannya itu, Adies dinonaktifkan dari jabatannya. Namun pada Rabu, 5 November 2025, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) tidak menjatuhkan sanksi terhadap Adies Kadir karena tidak terbukti melakukan pelanggaran atas pernyataannya itu.
Profil Adies Kadir
Melansir dari laman DPR RI, Adies Kadir lahir di Balikpapan pada 17 Oktober 1968.
Saat remaja, ia menempuh pendidikan SMAN 3 Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), kemudian melanjutkan kuliah S1 di Teknik Sipil Universitas Wijaya Kusuma tahun 1987-1993, dan kuliah jurusan hukum di Universitas Merdeka di Surabaya pada 1993-2003.
Lalu, Adies lanjut kuliah S2 hukum di Universitas Merdeka, Malang, 2006-2007, serta S3 Ilmu Hukum di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya pada 2011-2017.
BACA JUGA: Habiburokhman Ungkap Alasan Batalkan Inosentius dan Ganti Calon Hakim MK dengan Adies Kadir
Karier Profesional
Sebelum masuk dunia politik, Adies pernah menjabat sebagai Site Manager 1992-1996 diPT. Lamicitra Nusantara,Tbk.
Selanjutnya, pada tahun yang sama ia menjadi Project Manager pada 1996-1999 di PT. Surya Inti Permata, Tbk.
Berikut karir Adies Kadir:
• PT. Lamicitra Nusantara,Tbk, sebagai Site Manager 1992-1996
• PT. Surya Inti Permata, Tbk, sebagai Project Manager 1996-1999
• PT. Adi Jayatek, sebagai Direktur Utama 1999-2005
• PT. Lamicitra Nusantara,Tbk, sebagai General Manager 2005-2007
• SMP Law Office, sebagai Managing Partners 2007-2009.