JAKARTA, DISWAY.ID-- Sebuah pesawat berjenis Cessna 208 Caravan terpaksa melakukan pendaratan darurat (emergency landi) di tepi pantai bersebelahan dengan Bandara Nabire, Papua Tengah pada Selasa, 27 Januari 2026.
Pesawat milik maskapai PT Smart Cakrawala Abiation tengah membawa sebabyak 13 orang diantaranya 11 penumpang serta 2 kru pesawat.
BACA JUGA:BNN: Whip Pink Bahaya Bagi Manusia, Bikin Ketawa Tapi Langsung Mengantar Nyawa!
BACA JUGA:Tak Sekadar Medali, Ini Makna Besar Prestasi Indonesia di ASEAN Para Games 2025
Dalam kejadian tersebut, Kepala kantor SAR Biak, Kundori menjelaskan bahwa puluhan penumpang dinyatakan selamat tanpa mengalami luka yah fatal.
"Seluruh kru dan penumpang dilaporkan selamat dalam insiden tersebut," ucap Kundori dalam keterangan resmi.
Berdasarkan laporan yang diterima, pesawat lepas landas dari Bandar Udara Nabire pukul 12.54 WIT dengan tujuan Kaimana. Namun, sesaat setelah mengudara, mesin pesawat mengalami gangguan teknis.
Pilot in Command (PIC) sempat mengambil keputusan untuk melakukan Return to Base (RTB) atau kembali ke bandara asal. Akan tetapi, kondisi mesin terus menunjukkan penurunan daya dorong secara signifikan.
BACA JUGA:Ketua DPD Partai Golkar NTB Mohan Roliskana Bangga Sari Yuliati Jadi Wakil Ketua DPR RI
BACA JUGA:Optimalisasi Aset Daerah, Pemprov Bengkulu Buka Investasi Stadion Semarak
"Karena daya dorong mesin terus menurun secara signifikan, pilot memutuskan untuk melakukan pendaratan darurat di bibir pantai sekitar Runway 17 Bandara Nabire pada pukul 13.17 WIT," kata dia.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti gangguan mesin yang dialami pesawat PK-SNS tersebut.
"Kondisi di lokasi saat ini terpantau kondusif di bawah pengawasan otoritas bandara dan tim SAR Gabungan," pungkas dia.
Sebanyak 13 orang yang berada di dalam pesawat dinyatakan selamat:
1. Captain Tania K (PIC)