SAR Perkecil Area Pencarian Korban Longsor Bantar Gebang, Fokus di Area Warung
Tim SAR Jakarta mempersempit area pencarian korban longsor sampah Bantar Gebang yang diduga berkumpul di area warung-Disway.id/Dimas Rafi-
BEKASI, DISWAY.ID - Tim SAR Jakarta mempersempit area pencarian korban longsor sampah Bantar Gebang yang diduga berkumpul di area warung.
Kepala kantor SAR Jakarta, Desiana Baharai menjelaskan bahwa Tim Search And Rescue Gabungan(SAR) Gabungan akan melakukan penyempitan dalam proses pencarian sejumlah korban tertimbun sampah.
BACA JUGA:Waduh! Ada Dugaan Praktik Nepotisme Mitra SPPG yang Dilaporkan ke Kejagung
BACA JUGA:Prabowo: Pemerintah Tidak Akan Biarkan Rakyat di Desa Terpencil Kesulitan
Hal tersebut dikarenakan bahwa adanya indikasi berdekatan dari korban yang telah ditemukan oleh Tim SAR Gabungan.
Kejadian tersebut harus menimpa sebanyak enam korban meninggal dunia di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jawa Barat Zona 4 pada Minggu, 8 Maret 2026.
"Untuk pencarian nanti lebih dipersempit lagi, karena ini beberapa korban yag ditemukan ini saling berdekatan ya. Dari yag korban kelima dan kernam tadi ya," jelas Desiana di lokasi pada Senin, 9 Maret 2026.
BACA JUGA:Pertamina Resmi Operasikan Satgas Ramadan dan Idulfitri 2026, Pasokan BBM dan LPG Dijamin Aman
Menurut Desiana, informasi di lapangan juga menunjukkan adanya sebuah warung di sekitar lokasi longsor.
Hal ini memunculkan dugaan bahwa para korban kemungkinan sedang berada atau berkumpul di sekitar area tersebut saat insiden terjadi.
"Dari informasi yang kami terima juga relevan, di situ ada warung. Kemungkinan orang-orang sedang berkumpul di sekitar situ," jelasnya.
BACA JUGA:Purnawirawan Polri pun Heran Kenapa Polisi Hobi Tersangkakan Korban
BACA JUGA:Ini Poin-poin Kesepakatan Damai Nabilah O'Brien dan Zendhy Kusuma di Bareskrim
Seperti diketahui, peristiwa longsornya gunungan sampah di Zona 4 TPST Bantar Gebang terjadi pada Minggu, 8 Maret 2026.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: