AHY Sebut Dua Gelombang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Terjadi pada Pertengahan Maret
Tujuan utama para pemudik diprediksi tertuju ke wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, disusul oleh Jawa Barat, Yogyakarta, hingga Sulawesi Selatan.-Istimewa-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Pemerintah memprediksi puncak arus mudik terbagi menjadi 2 gelombang. Gelombang pertama terjadi pada 14-15 Maret 2026.
Sementara itu, gelombang kedua terjadi pada 18 dan 19 Maret 2026.
BACA JUGA:Prediksi Cuaca Puncak Arus Mudik Lebaran 2026, BMKG Minta Pemudik Waspada Cuaca Ekstrem
BACA JUGA:Peserta PBI JK Dinonaktifkan Bisa Beralih ke PBPU atau Skema Pemda, Ini Caranya!
"Sesuai dengan apa yang sudah disimulasikan oleh Kementerian Perhubungan dihadapkan pada statistik lebaran-lebaran sebelumnya, diperkirakan puncak arus mudik itu akan jatuh di tanggal 14 dan 15 Maret. Kemudian puncak mudik kedua di tanggal 18 dan 19 Maret," kata Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Kantor Staf Kepresidenan, Rabu, 11 Maret 2026.
Sementara itu, untuk arus balik Lebaran diperkirakan terjadi pada 24 hingga 25 Maret, serta gelombang kedua pada 28 hingga 29 Maret 2026.
Karena itulah, AHY menyebut pemerintah memberlakukan work from anywhere (WFA).
"Itu mengapa di tengah-tengahnya kita mengurai pakai stay dengan cara memberlakukan work from anywhere," imbuhnya.
BACA JUGA:Penurunan Stok Minyak AS Dorong ICP Naik Jadi USD68,79 per Barel Februari 2026
Sementara itu, berdasarkan data hasil survei Kementerian Perhubungan menunjukkan potensi pergerakan masyarakat mencapai angka 143,9 juta perjalanan pada musim mudik tahun ini.
Tujuan utama para pemudik diprediksi tertuju ke wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, disusul oleh Jawa Barat, Yogyakarta, hingga Sulawesi Selatan.
"Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan, diperkirakan ada 143,9 juta perjalanan atau masyarakat yang melakukan mudik lebaran. Bisa dilihat ditinjau dari tujuan, maka yang paling banyak akan mudik ke arah Jawa Tengah dan Jawa Timur, lalu diikuti Jawa Barat, Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan," ujar AHY.
AHY juga memaparkan bahwa kendaraan pribadi masih menjadi moda transportasi utama masyarakat saat mudik.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: