Gelombang Kedua Arus Balik Lebaran 1447 H Diprediksi pada 29 Maret 2026

Gelombang Kedua Arus Balik Lebaran 1447 H Diprediksi pada 29 Maret 2026

Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasa Marga Trans Jawa Tol (JTT) Ria Marlinda Paalo, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai antisipasi kepadatan lalu lintas.-Disway/Candra Pratama-

CIKAMPEK, DISWAY.ID-- Gelombang kedua arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah diprediksi terjadi pada Minggu, 29 Maret 2026. 

Sebanyak 91 ribu kendaraan diproyeksikan melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama) menuju Jakarta.

BACA JUGA:15 Contoh Soal Literasi Bahasa Indonesia UTBK SNBT 2026 Lengkap Kunci Jawaban, referensi bahan Belajar

Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasa Marga Trans Jawa Tol (JTT) Ria Marlinda Paalo, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai antisipasi kepadatan lalu lintas.

"Kami sama seperti kemarin gitu ya. Kami optimalisasi gerbang tol Cikampek Utama, rekaya lalu lintas dan berkolaborasi dengan pihak kepolisian (rekayasa lalu lintas)," kata Ria, Kamis, 26 Maret 2026.

Ria tak menampik bahwa lonjakan arus balik Lebaran 2026 terjadi pada 23-24 Maret kemarin. 

Sebanyak 75 ribu kendaraan melintas di GT Cikatama arah Jakarta pada Senin, 23 Maret 2026.

Angka tersebut kemudian melonjak tajam menjadi 106 ribu kendaraan pada Selasa, 24 Maret 2026 atau H+3 Idul Fitri 1447 Hijriah.

BACA JUGA:Finnet Raih Predikat 'Trusted Company' pada CGPI 2025

"Itu terjadi 23 ke 24, 141 persen. Tapi kami terus mantau ya, karena memang arus balik kan kami masih dalam periodenya Untuk memantau ya itu sampai dengan tanggal 29," ungkapnya.

"Sesuai tadi saya sampaikan di awal bahwa memang ada lagi gelombang  kedua yang kami harus antisipasi yang tadi 91.000 kendaraan melewati gerbang tol Cikampek Utama," sambungnya.

Sementara pada Rabu, 25 Maret 2026, volume arus balik di GT Cikatama mengalami penurunan. Sebanyak 76.650 kendaraan bergerak menuju Jakarta.

BACA JUGA:KemenHAM Ingatkan Risiko Dualisme TNI-Polri, Kasus Andrie Yunus Dikhawatirkan Mandek

Meski demikian, pergerakan arus balik masih terus berlangsung dan berpotensi berlanjut dalam beberapa hari ke depan. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait