Petugas PPIH Kawal Ketat Koper Bagasi Jemaah Sampai ke Makkah
Petugas PPIH turut mengawal koper bagasi jemaah saat pergeseran ke Mekkah-MCH-
JEDDAH, DISWAY.ID– Kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua di Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah mendapat perhatian khusus dari petugas Daerah Kerja (Daker) Bandara.
Sesaat setelah keluar dari gate Terminal Haji, jemaah langsung disambut dan diarahkan ke paviliun. Jemaah fast track bahkan bisa langsung menuju bus untuk diberangkatkan ke Makkah.
Sekretaris Daker Bandara, Aruji, mengatakan banyak jemaah di hari-hari awal kedatangan gelombang dua bertanya-tanya tentang keberadaan koper bagasi mereka. Mereka khawatir koper besar tidak ikut terbawa atau tertinggal.
BACA JUGA:Museum Biografi Nabi di Madinah Jadi Magnet Jemaah Haji Indonesia
“Sebagian besar jemaah bertanya di mana koper bagasi mereka. Ada kekhawatiran koper tidak ikut terbawa bersama rombongan,” ujar Aruji.
Untuk mengatasi hal tersebut, Daker Bandara menyiagakan petugas khusus di bagian bagasi.
Petugas bertugas mengawal, mendata, dan memastikan seluruh koper jemaah aman hingga tiba di hotel masing-masing di Makkah.
“Kami memastikan seluruh koper jemaah tetap terpantau, aman, dan sampai ke hotel bersama pemiliknya. Ini bagian dari komitmen pelayanan agar jemaah merasa tenang dan nyaman sejak pertama tiba di Tanah Suci,” jelasnya.
Masalah koper juga menjadi perhatian serius saat pergeseran jemaah gelombang pertama dari Madinah ke Makkah.
BACA JUGA:Gelombang Satu Jemaah Haji Indonesia di Madinah Rampung, Petugas Bergeser ke Jeddah
Koordinator Transportasi Sektor 1 Daker Madinah, Aryo Dipokusumo, mengatakan seluruh tim bahu-membahu mengurus keberangkatan, termasuk penanganan koper.
“Untuk penambahan koper, itu pasti terjadi di setiap kloter. Kami mensosialisasikan bahwa kami akan mengangkut koper bagasi dan koper kabin saja. Barang bawaan ekstra bisa dikirim melalui kargo atau ekspedisi,” ujar Aryo.
Ia menambahkan, koper yang tidak muat di bus akan diangkut menggunakan truk terpisah menuju Makkah. Bahkan Kasektor 1 turun langsung membantu mengurai kepadatan.
BACA JUGA:Itjen Kemenhaj Tinjau Layanan Haji di Madinah, Apresiasi Tinggi Konsumsi Jemaah
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: