Platform ini memberikan fleksibilitas bagi anak muda untuk belajar dengan kecepatan mereka sendiri, sehingga mendukung pertumbuhan kompetensi yang lebih efektif.
Senior Technical Advisor, Indonesia, DHL Express, Ahmad Mohamad mengatakan selama sebelas tahun pelaksanaan GoTeach di Indonesia membuktikan bahwa ketika dunia usaha, komunitas, dan organisasi sosial bergerak bersama.
"Kita dapat membuka akses pembelajaran yang lebih setara. Tahun ini menunjukkan bahwa skala dan kedalaman kolaborasi mampu menghasilkan pembelajaran yang semakin relevan bagi generasi mendatang. Program ini mencerminkan komitmen jangka panjang DHL dalam mendukung pengembangan talenta muda," ujar Ahmad, Selasa (27/1/2026) dalam keterangannya.
President Director Indonesia DHL Global Forwarding, Nicholas Bongsosartono menambahkan GoTeach berkomitmen untuk memberikan akses pembelajaran yang adil bagi generasi muda.
"Sepanjang tahun lalu, koordinasi antara SOS Children’s Villages dan DHL membantu menjembatani berbagai keterbatasan akses di sejumlah wilayah, seperti tantangan konektivitas dan keterbatasan sumber daya pendidikan, sehingga memastikan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh peserta," kata Nicholas.
Mauricio Almeida, Managing Director, Indonesia, DHL Supply Chain, menyampaikan banyak anak muda memiliki potensi besar namun belum memiliki akses untuk mengembangkan keterampilan komunikasi, disiplin kerja, dan kemampuan pemecahan masalah. "GoTeach memberikan kesempatan tersebut, dan kami menyaksikan peningkatan keterampilan yang konsisten sepanjang program," kata Mauricio.
BACA JUGA:Keren! DHL Perkuat Posisi dalam Daftar Tempat Kerja Terbaik di Indonesia, Asia dan Global
Yunus Ismail dari SOS Children’s Villages Indonesia mengatakan GoTeach dari DHL bukan sekadar program pembelajaran, tetapi juga ruang aman yang memungkinkan anak muda mengenali potensi diri dan memahami jalur pengembangan masa depan mereka.
GoTeach Academy 2025 Graduation Ceremony
Tantangan ketenagakerjaan bagi generasi muda di Indonesia masih menjadi perhatian nasional di tengah meningkatnya kebutuhan industri akan talenta yang siap kerja.
Data menunjukkan bahwa tingkat pengangguran pada kelompok usia 15–24 tahun mencapai 16,16 persen, menjadikan kelompok usia ini sebagai yang tertinggi secara nasional.
Kondisi ini menegaskan pentingnya intervensi yang terarah untuk memperkuat kesiapan kerja serta memperluas akses pembelajaran yang setara bagi generasi muda.
Dengan fondasi pembelajaran yang semakin inklusif, GoTeach DHL bertujuan untuk terus memperluas jangkauan, memperdalam kolaborasi, serta mendukung pengembangan ekosistem talenta muda Indonesia yang adaptif dan berdaya saing global.