JAKARTA, DISWAY.ID-- Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Y. Bramantyo Rencana Operasi SAR menjelaskan bahwa pihaknya telah menambah empat alat berat.
Hal tersebut bertujuan untuk mempermudah tim SAR gabungan guna mempermudah proses penyisiran korba longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Bandung, Jawa Barat.
BACA JUGA:Berkaca Kasus Lula Lahfah, BPOM Sebut Whip Pink Bisa Bikin Happy, Euforia, dan Ketergantungan
BACA JUGA:Dembele Hijrah ke Timur Tengah? Liga Pro Saudi Bidik Transfer Terbesar Sejak Cristiano Ronaldo
"Kita akan ada tambahan alat berat, kekuatan alt berat, dari kemarin yang sudah ada 13 alt berat. Pagi ini dari tadi dini hari masuk lagi 4 alt berat, 3 unit PC200 dan satu unit PC75," jelas Bramantyo.
Tim SAR gabungan nantinya akan difokuskan pada tiga sektor A1, A2, B2 dan satu wilayah tambahan yaitu A3 di ketinggian.
"Kegiatan yang akan kita laksanakan tidak jauh beda xengan pembahian hari kemarin, tetap pada lima sektor, tapi kita masih berkuta pada tiga sektor," ucapnya.
Sedangkan, Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian menjelaskan bahwa pihaknya menemukan kembali delapan kantong jenazah (body packs) di hari keempat pencarian.
BACA JUGA:Prabowo Resmi Lantik 8 Anggota Dewan Energi Nasional, Ini Daftarnya
BACA JUGA:SERBU! 30 Kode Redeem FC Mobile Terbaru Hari Ini 28 Januari 2026, Cek Syarat Klaim Rewards Eksklusif
Setelah itu, lanjut Ade, kedelapan body packs segera diserahkan ke Disaster Victim Identification (DVI) guna proses identifikasi.
"Dari ke-9body pack, yaitu 4 body packs di work site A1, 3 body pack di work site B2. Jadi total 9 body packs yang kami serahkan ke DVI," papar dia.
Hingga saat kini, tim SAR gabungan sudah menemukan total 48 korban serta kurang lebih 32 jiwa masih dalam pencarian.
"Total temuan mulai hari ke-4 itu ada 48 body packs," pungkasnya.