Duka Keluarga Korban Longsor Bantargebang: Iki…Ayo Pulang, Anak Istri Nungguin
Duka yang dirasakan keluarga korban longsor gunungan sampah Bantargebang, Kota Bekasi Jawa Barat, Tim Search And Rescue Gabungan (SAR) Gabungan tak bisa terbendung. --Dimas Rafi
BEKASI, DISWAY.ID - Duka yang dirasakan keluarga korban longsor gunungan sampah Bantargebang, Kota Bekasi Jawa Barat, Tim Search And Rescue Gabungan (SAR) Gabungan tak bisa terbendung.
Insiden longsornya gunungan sampah ini menyisakan duka mendalam bagi para keluarga korban.
Hal tersebut terlihat dari satu keluarga korban tidak menyangka bahwa salah satu keluarganya mengalami seperti ini.
BACA JUGA:Dikira Hilang akibat Longsor Bantargebang, Alhamdulillah Selamat dan Sudah di Rumah
"Iki... ini Mama dari semalam nunggu Iki. Ayo pulang, Ki. Istrinya udah nungguin... anak-anak kamu udah nungguin, Ki," kata salah satu keluarga korban sambil menangis sesegukan di lokasi pasa Senin, 9 Maret 2026.
Dalam pantuan disway.id dilokasi, sekitar 13 alat berat, backhoe dioperasikan selepas kejadian pada Minggu, 8 Maret 2026 malam WIB di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
Tidak hanya alat berat, tetapi Tim SAR Gabungan seperti TNI dan polisi menerjunkan sekitar 336 personel untuk mengamati apabila menemukan korban dalam insiden itu.
BACA JUGA:SAR Perkecil Area Pencarian Korban Longsor Bantar Gebang, Fokus di Area Warung
Selain itu, pihak kepolisian dan SAR juga telah mendirikan posko kehilangan bagi keluarga korban yang merasa sanak saudaranya belum ditemukan.
Hingga kini, Tim SAR Gabungan terus berupaya mencari dugaan 13 korban diantaranya, lima meninggal dunia, empat selamat dalam kejadian dan empat dalam proses pencarian.
BACA JUGA:Satu Jenazah Ditemukan Lagi di Longsor TPST Bantar Gebang, Total Korban Meninggal Enam Orang
Dalam proses pencarian sekitar pukul 17.50 WIB, Tim SAR Gabungan kembali menemukan satu jenazah longsor gunungan sampah diduga berjenis kelamin laki-laki.
Dengan penemuan tersebut membuat total jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi enam korban yang mengalami insiden tersebut.
Sedangkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memutuskan untuk menutup sementara Zona 4A Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang usai terjadi longsor pada gunungan sampah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: