DPRD Kota Bekasi Meminta Solusi Atasi Dampak Penutupan TPST Bantargebang

DPRD Kota Bekasi Meminta Solusi Atasi Dampak Penutupan TPST Bantargebang

Aksi buang sampah ini terjadi menyusul aksi protes dari pihak Paguyuban Pengelola Sampah akibat dampak penutupan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang-Dok.DPRD Kota Bekasi-

BEKASI, DISWAY.ID -- TPST Bantargebang selama ini dikenal sebagai salah satu fasilitas pengolahan sampah terbesar di Indonesia yang menampung ribuan ton sampah setiap hari. 

Jika operasionalnya dihentikan, maka potensi gangguan terhadap alur pembuangan sampah akan sangat besar.

Salah satu dampak utama yang dikhawatirkan adalah terjadinya penumpukan sampah, baik di wilayah Kota Bekasi maupun daerah lain yang selama ini bergantung pada TPST Bantargebang. 

BACA JUGA:DPRD Kota Bekasi Himbau Pendatang Baru Urus KTP Kota Bekasi

BACA JUGA:Kronologi dan Penyebab Bus Pariwisata dari Bekasi Kecelakaan saat Menuju Pantai Sawarna, 21 Orang Dievakuasi

Tanpa alternatif lokasi pengolahan yang memadai, volume sampah berisiko tidak tertangani secara optimal. 

Apalagi setelah terjadinya peristiwa longsor beberapa Waktu lalu yang menyebabkan terjadinya insiden aksi buang sampah di bahu jalan yang terjadi pada Kamis malam, 19 Maret 2026, di kawasan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang.

Aksi buang sampah ini terjadi menyusul aksi protes dari pihak Paguyuban Pengelola Sampah akibat dampak penutupan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. 

Menanggapi hal ini,  Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, Anton,  menyampaikan, bahwa persoalan ini perlu disikapi dengan tegas dan Pemerintah Kota Bekasi harus mengambil langkah kongkret.

“Jadi, itu warga kan belum bisa buang ke dalam TPA, karena waktu yang kemarin macet parah. Sekarang lagi dikoordinasikan dengan DKI juga, karena takut ada longsor susulan. Nah makanya kita sudah diskusi,” ungkap Anton.

BACA JUGA:Arogansi Bus PO Harapan Jaya Serempet Mobil di Kertosono, Sopir Lepas Tangan!

BACA JUGA:Video Bus PO TAM Hantam Warung di Pekanbaru Hingga Bocah 9 Tahun Tewas, Lihat Rekamannya!

Aksi buang sampah di bahu jalan yang dilakukan sebagian warga diduga merupakan bentuk ekspresi akibat sulitnya aspirasi didengar oleh pihak terkait.

Namun, bagaimanapun tindakan itu kurang bijaksana. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: