DPRD Kota Bekasi Meminta Solusi Atasi Dampak Penutupan TPST Bantargebang

DPRD Kota Bekasi Meminta Solusi Atasi Dampak Penutupan TPST Bantargebang

Aksi buang sampah ini terjadi menyusul aksi protes dari pihak Paguyuban Pengelola Sampah akibat dampak penutupan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang-Dok.DPRD Kota Bekasi-

“Baunya kemana-mana, siapa yang tanggung jawab?,” tanya Anton.

Ia mengingatkan agar persoalan ini diselesaikan dengan bijaksana tanpa saling menyalahkan, dan juga mengimbau agar momentum Hari Raya Idulfitri dapat dijadikan kesempatan untuk menciptakan ketenangan dalam kehidupan bermasyarakat.

 “Masyarakat sangat membutuhkan lingkungan yang bersih dan nyaman untuk bersilaturahmi,” pungkasnya.

BACA JUGA:DPRD Kota Bekasi Siapkan Sidak Harga Sembako Jelang Lebaran

BACA JUGA:Pemkab Siak Terapkan Blokir Anggaran Non-Prioritas dan WFA Mulai April 2026

DPRD Kota Bekasi sendiri menilai bahwa selama ini keberadaan TPST Bantargebang memang menimbulkan berbagai persoalan, mulai dari dampak lingkungan hingga keluhan warga sekitar.

Namun, penghentian operasional secara tiba-tiba tanpa kesiapan infrastruktur pengganti dinilai berisiko besar.

Selain itu, DPRD juga menyoroti pentingnya koordinasi antara Pemerintah Kota Bekasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, mengingat TPST Bantargebang selama ini menjadi lokasi utama pembuangan sampah dari ibu kota.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: