JAKARTA, DISWAY.ID - Tim Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan kembali melanjutkan pencarian 20 jenazah korban tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Bandung, Jawa Barat.
Kepala kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana akan membagi ribuan personel dan anjing pelacak (K-9) ataupun alat berat menjadi tiga bagian.
Hal tersebut dilakukan Ade agar dapat mempermudah pencarian korban tanah longsor yang belum ditemukan.
BACA JUGA:5 Jenazah Ditemukan Kembali, 15 Korban Longsor Cisarua Masih Dicari
"Tercatat sebanyak 3.675 personel, 22 K9 dan 17 unit excavator akan dibagi menjadi 3 tim, yakni sektor A, B dan C," papar Ade dalam keterangan resmi pada Sabtu, 31 Januari 2025.
Sebelumnya, kata Ade, tim SAR gabungan berhasil menemukan 60 katong jenazah (body packs) pada Jumat, 30 Januari 2026.
Jenazah tersebut ditemukan oleh tim SAR gabungan di Worksite A1 dua kantong, dua bodypack di Worksite A2, dan satu bodypack di Worksite A3.
Selepas penemuan tersebut, tim SAR gabungan segera membaea ke posko Disaster Victim Identification (DVI) guna dilakukan proses identifikasi.
"Dengan junlah yang belum dutrmukan yakni 20 jiwa dan teridentifikasi 44 bodypack," kata dia.
BACA JUGA:Operasi SAR Longsor Pasirlangu Berlanjut: Basarnas Evakuasi 60 Jenazah, 20 Korban Masih Dicari
Ade Dian berharap kondisi cuaca dapat mendukung kelancaran operasi. Namun, ia menegaskan agar seluruh personel tetap mengedepankan keselamatan dan keamanan selama bertugas di lapangan.
"Diharapkan semoga cuaca cerah dan mendukung sehingga operasi SAR bisa berjalan," pungkas dia.