JAKARTA, DISWAY.ID - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan tidak ada dampak dari pengunduran diri Dirut BEI.
Justru ia merasa beruntung.
"Nggak ada (dampak fiskal), saya untung kalau dia mundur dia bayar pajak. Bukan saya yang bayar juga gajinya," tegasnya kepada wartawan.
Diketahui, sebelumnya Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman.
BACA JUGA:Airlangga: Mundurnya Dirut BEI Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola
Menurut Purbaya, mundurnya Dirut BEI sebagai bentuk tanggung jawab atas anjloknya IHSG kemarin.
"Saya pikir sih positif sebagai bentuk tanggung jawab dia terhadap masalah yang di bursa kemarin. Karena dia kan tidak ngefollowup masukan atau pertanyaan dari MSCI," katanya, dikutip Minggu 1 Januari 2026.
Ia menilai bahwa keselahan yang dilakukan Dirut BEI ini sangat fatal, karena tidakmenindaklanjuti masukan dari MSCI, yang berdampak pada anjloknya IHSG.
BACA JUGA:Mensesneg Angkat Bicara soal Mundurnya Dirut BEI, Prasetyo: Tak Ada Perintah Presiden
"Itu kesalahan dia yang fatal di situ, sehingga kita mengalami koreksi yang dalam kemarin. Yang kalau nggak cepat dibetulin kan bisa mengganggu yang lain-lain. Dia anggapnya ekonominya nggak stabil," jelasnya.
Dengan mundurnya, Dirut BEI, menjadi langkah baik guna mengembalikan kepercayaan investor.
"Artinya investor di pasar modal maupun di real sector lihat bahwa kita menghandle masalah dengan cepat dan sungguh-sungguh," katanya.
BACA JUGA:Dirut BEI Mundur Usai IHSG Turun, Istana Tegaskan Fundamental Tetap Kuat
Padahal, lanjut Purbaya, saat ini pemerintah tengah melakukan perbaikan di sektor ekonomi.
Ia memberi contoh dengan mengganti pegawai Bea Cukai yang dinilai tidak berkompeten dibidangnya.