JAKARTA, DISWAY.ID - Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (GAPMMI) menilai terpilihnya Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) berpotensi menjadi penentu arah kebijakan energi bagi keberlanjutan industri makanan dan minuman.
Sektor ini sangat bergantung pada pasokan energi yang stabil, efisien, dan kompetitif untuk menjaga produktivitas serta daya saing di tengah tantangan global dan transisi menuju energi rendah emisi.
GAPMMI menilai kehadiran Menperin di DEN akan membawa representasi yang kuat dari sektor industri pengolahan, sekaligus memastikan bahwa kebijakan energi nasional selaras dengan kebutuhan nyata pelaku industri.
BACA JUGA:Tambah Investasi, Kemenperin Siap Optimalkan Kinerja Industri Baja Nasional
“Menperin merupakan sosok yang memahami betul dinamika industri manufaktur Indonesia. Beliau memiliki pengalaman panjang dalam membina sektor industri serta mengetahui secara langsung tantangan yang dihadapi pelaku usaha, termasuk kebutuhan akan energi yang terjangkau untuk mendorong produktivitas dan daya saing, tutur Adhi S. Lukman, Ketua Umum GAPMMI.
“Dengan posisi barunya di DEN, Menperin diharapkan mampu memperjuangkan harmonisasi kebijakan energi dan industri agar saling mendukung, terutama dalam menghadapi transisi energi dan tantangan global menuju produksi rendah emisi. Kehadirannya juga diharapkan dapat memperkuat advokasi untuk ketersediaan energi yang konsisten, termasuk listrik dan gas, yang sangat menentukan keberlanjutan kegiatan industri, “ tambah Adhi.
BACA JUGA:Manufaktur Melaju di Atas 5 Persen, Kemenperin Siapkan Penguatan Kebijakan Industri
Industri makanan dan minuman sebagai salah satu sektor dengan kontribusi terbesar terhadap PDB manufaktur turut merasakan urgensi peran DEN dalam memastikan ketahanan energi nasional.
Setiap tahapan dalam proses pengolahan sektor Mamin mulai dari pemanasan, pendinginan, pengeringan, sterilisasi, hingga pengemasan, bergantung pada energi yang andal.
Begitu pula dengan rantai pendingin (cold chain) yang berperan penting dalam menjaga keamanan pangan.
BACA JUGA:Kemenperin Bangun Pengembangan Chip Design, Dongkrak Industri Semikonduktor Tanah Air
Energi menjadi komponen biaya yang signifikan, sehingga kebijakan energi yang tepat akan membantu industri menjaga efisiensi dan tetap kompetitif, baik di pasar domestik maupun global.
Adhi juga berharap rencana pemberian Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) untuk sektor makanan minuman dapat segera direaliasasikan.
GAPMMI optimis keterlibatan Menperin dalam DEN akan memberikan perspektif yang lebih komprehensif dalam merumuskan kebijakan energi yang berpihak pada pertumbuhan industri.
BACA JUGA:Kemenperin Bangun Pengembangan Chip Design, Dongkrak Industri Semikonduktor Tanah Air