Update Longsor Pasirlangu: 68 Jenazah Berhasil Diidentifikasi, Tim SAR Masih Sisir 21 Bodypack

Kamis 05-02-2026,15:23 WIB
Reporter : Dimas Rafi
Editor : Khomsurijal W

BANDUNG, DISWAY.ID-- Memasuki hari ke-12 pascabencana, operasi kemanusiaan di lokasi tanah longsor Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, terus menunjukkan perkembangan signifikan.

Hingga Kamis (5/2), tim SAR Gabungan telah berhasil mengidentifikasi 68 jenazah korban melalui proses medis yang ketat di posko Disaster Victim Identification (DVI).

Meski kondisi medan semakin menantang, semangat petugas tidak luntur. SAR Mission Coordinator, Ade Dian Permana, melaporkan adanya penambahan temuan tujuh kantong jenazah (body pack) baru dari tiga titik evakuasi berbeda pada penyisiran terakhir.

BACA JUGA:Basarnas Maksimalkan K-9 dan Alat Berat Cari Korban Longsor Pasirlangu

"Hingga hari ke-12, kegiatan pencarian tetap dilaksanakan secara terukur. Kami tetap mengutamakan keselamatan personel mengingat kondisi tanah yang masih labil," jelas Ade dalam keterangan resmi Basarnas.

Proses di meja identifikasi menjadi fase yang paling krusial saat ini. Berdasarkan data terbaru, dari total 71 bodypack yang telah diperiksa secara mendalam, sebanyak 68 korban sudah berhasil diketahui identitasnya.

Namun, tugas tim DVI masih jauh dari kata usai. Masih terdapat 21 bodypack lainnya yang mengantre untuk diproses lebih lanjut sesuai prosedur internasional.

"Masih ada 21 kantong jenazah lagi yang dalam proses identifikasi lanjutan. Kami berupaya secepat mungkin agar korban bisa segera diserahkan kepada pihak keluarga," tambahnya.

BACA JUGA:Kementerian Transmigrasi Usung Dua Program Baru, Revitalisasi dan Transformasi

Sedangkan terkait pencarian, hari ini difokuskan pada sektor-sektor yang dianggap memiliki akumulasi material longsor paling dalam.

Berdasarkan laporan teknis, berikut adalah rincian penemuan tujuh bodypack terbaru:

  • Worksite A2: 1 bodypack
  • Worksite A3: 4 bodypack (Area paling produktif)
  • Worksite B2: 2 bodypack
  • Worksite A1 & B1: Nihil penemuan baru.

Operasi SAR dipastikan akan terus berlanjut selama masa tanggap darurat masih berlaku.

Setiap sore, pimpinan gabungan melakukan evaluasi harian untuk menyesuaikan rencana operasi secara dinamis mengikuti perkembangan cuaca dan situasi lapangan.

BACA JUGA:Waspada Umrah Bodong! Kemenhaj Bongkar Ciri Travel Nakal, Bagikan Tips Aman Beribadah

Ade turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur yang terlibat, mulai dari TNI, Polri, relawan, hingga pemerintah daerah yang menjaga soliditas selama hampir dua pekan di zona merah.

Kategori :