Kekalahan 2-4 dari Benfica menjadi salah satu contohnya.
Para pemain dikabarkan terkejut dengan keputusan sang pelatih yang tidak menurunkan Dani Ceballos, sementara pemain muda Jorge Cestero justru dimainkan di menit-menit akhir laga.
BACA JUGA:Tempat Menonton Alaves vs Real Madrid LaLiga Spanyol 2025/26
BACA JUGA:Skandal Wasit Barcelona! Tiga Tokoh Kunci Diminta Hadir di Pengadilan Beri Kesaksian
Ketidakpuasan tersebut disebut langsung disampaikan kepada Arbeloa.
Sebagai upaya meredakan situasi, Ceballos akhirnya diturunkan sejak awal babak kedua pada pertandingan berikutnya melawan Rayo Vallecano.
Sumber yang sama menyebutkan bahwa Arbeloa belum menghadirkan perubahan taktik yang berarti.
Hal ini membuat sejumlah pemain merasa ekspektasi mereka belum terpenuhi.
Bahkan, setelah kemenangan 2-1 atas Rayo Vallecano pada Minggu lalu, Arbeloa datang terlambat ke konferensi pers akibat diskusi panjang dan cukup tegang dengan para pemain, yang mempertanyakan sejumlah pergantian pemain serta pendekatan taktiknya.
BACA JUGA:Nasib Xabi Alonso di Ujung Tanduk, Klopp dan Zidane Masuk Radar Real Madrid
BACA JUGA:Real Madrid Kocar-Kacir! Celta Vigo Menang 2-0, Swedberg Jadi Bintang Kemenangan
Akibatnya, muncul pandangan di ruang ganti bahwa Real Madrid saat ini ditangani layaknya tim muda Castilla, bukan oleh sosok yang dipersiapkan sebagai solusi jangka panjang di kursi pelatih.
Arbeloa pun dinilai lebih sebagai opsi sementara dan berpotensi meninggalkan Bernabéu pada musim panas mendatang.
Tanpa perubahan signifikan dalam pendekatan dan hasil, posisi Arbeloa diperkirakan akan semakin tergerus seiring berjalannya waktu.