BACA JUGA: Waduh, Stok Kondom di Seluma Kosong, Peserta KB Aktif Capai 25.598 Orang Terganggu
“Hari ini saya sangat senang menandatangani perjanjian ini dengan Presiden. Ini merupakan momen bersejarah dalam hubungan bangsa kita dan pengakuan bahwa cara terbaik untuk mengamankan perdamaian dan stabilitas di kawasan adalah dengan bertindak bersama,” tambahnya.
PM Albanese menilai, perjanjian ini menandai perluasan signifikan dari kerja sama keamanan dan pertahanan Indonesia–Australia.
Ia juga mengungkapkan sejumlah inisiatif baru dalam sektor pertahanan yang mencerminkan kepercayaan strategis yang makin dalam.
Di antaranya adalah tawaran untuk membentuk posisi baru bagi seorang perwira senior Indonesia di Angkatan Pertahanan Australia, pengembangan fasilitas pelatihan bersama, dan peningkatan pertukaran pendidikan militer.
“Upaya ini bertujuan memperkuat latihan bersama dengan mitra Indonesia, termasuk Australia, dan membangun hubungan antargenerasi pemimpin militer kita di masa depan,” jelas PM Albanese.