JAKARTA, DISWAY.ID-- PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) kembali menjadi tujuan kunjungan akademik internasional dengan menerima Factory Visit dari Wharton School, University of Pennsylvania, salah satu sekolah bisnis terkemuka dunia.
Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Januari lalu Rabu, 14 Januari 2026 lalu di Yamaha West Java Factory dan diikuti oleh 36 peserta, yang terdiri dari akademisi Wharton serta mahasiswa program MBA (Master of Business Administration) dari kampus tersebut.
BACA JUGA:Kesaksian Suami Sopir Penabrak WNI Bocah 6 Tahun yang Tewas di Chinatown Singapura, Pelaku Ditahan
BACA JUGA:All-New Nissan Navara Hadir di IIMS 2026, Pickup Modern Tangguh?
Factory visit ini menjadi bagian dari pembelajaran lapangan bagi para peserta untuk melihat secara langsung praktik manufaktur berskala global yang diterapkan oleh Yamaha di Indonesia.
Tujuan utama kunjungan ini adalah untuk memahami bagaimana Yamaha menerapkan manufacturing yang efisien dan strategi lokalisasi proses produksi guna menjaga daya saing-nya di level global.
“Sebagai manufaktur yang sudah berstandar global, Yamaha Indonesia tidak hanya ingin menghadirkan produk-produk berkualitas tinggi sesuai kebutuhan konsumen, tetapi kami juga ingin menunjukkan bahwa Yamaha Indonesia terbuka untuk mendukung pertukaran pengetahuan baik secara nasional, maupun internasional.” ungkap Takagi Satoshi, Direktur, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.
BACA JUGA:Profil Mohan Hazian, Owner Brand Lokal yang Viral usai Terseret Dugaan Pelecehan Seksual Model
BACA JUGA:BNI Gelar Market Outlook 2026, Perkuat Ketahanan Pasar Modal di Tengah Tantangan Siber
Dalam sesi pemaparan dan observasi lapangan, peserta memperoleh gambaran mengenai sistem produksi Yamaha, penerapan efisiensi operasional, pengendalian kualitas, serta konsistensi standar mutu global yang disesuaikan dengan kondisi pasar dan tenaga kerja lokal.
Para peserta juga berkesempatan menyaksikan langsung proses produksi di area pabrik, sekaligus berdiskusi mengenai tantangan dan peluang manufaktur di negara berkembang seperti Indonesia.
Manufaktur Berstandar Global
Melalui kunjungan ini, Yamaha tidak hanya menunjukkan kapabilitas manufaktur nasional di tingkat global, tetapi juga menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pertukaran pengetahuan (Transfer of Knowledge) antara industri dan institusi pendidikan.