JAKARTA, DISWAY.ID-- Badan Gizi Nasional (BGN) menargetkan nol kasus keracunan (zero keracunan) pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tahun 2026.
Kepala BGN, Dadan Hindayana mengatakan, untuk mencapai target tersebut pihaknya akan memperketat pengawasan terhadap dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
BACA JUGA:Perpres Pelibatan TNI Tangani Terorisme Masih Dibahas, Ini Penjelasan Istana
BACA JUGA:Apa Itu Hari Korve Nasional? Ditetapkan Prabowo Tiap Selasa–Jumat
"Kita ingin targetkan tidak ada kejadian (keracunan)" kata Dadan di Balai Kota DKI Jakarta pada Senin, 9 Februari 2026.
Jika dari hasil pengawasan ditemukan SPPG yang beroperasi tidak sesuai standar BGN maka akan diberikan sanksi seberat-beratnya.
BGN pun akan melakukan sertifikasi akreditasi pada SPPG agar memiliki kualitas sesuai standar
"Dan kita akan lakukan sertifikasi, akreditasi, sehingga nanti SPPG akan memiliki kualitas yang sama," ujarnya.
BACA JUGA:Cara Main Aplikasi Penghasil Saldo DANA Gratis tanpa Undang Teman, Dapat Cuan hingga Rp250.000!
BACA JUGA:25 Kartu Ucapan Imlek 2026 Gratis dan Terbaru, Bisa Dikirim Langsung ke Media Sosial
Dadan menyebutkan, kasus keracunan MBG relatif menurun di tahun 2026.
Pada Januari 2026 saja hanya ditemukan sekutar 50 kasus keracunan MBG.
Angka keracunan MBG ini jauh menurun jika dibandingkan pada periode bulan Oktober-September 2025.
"Padahal jumlah SPPG-nya meningkat tajam. Dan di Januari ini alhamdulillah masih sangat sedikit," ujarnya.
Di sisi lain, Dadan memerintahkan SPPG agar lebih besar lagi melibatkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam penyediaan program MBG.