Karya ini memperkenalkan konsep Sangkara sebagai jembatan antar waktu yang menghubungkan ulang tradisi sebagai landasan yang membebaskan dan mengembangkan evolusi modern.
"Kami merasa sangat terhormat dapat menampilkan karya warisan Bapak Made Wianta, terlebih karena ini adalah pertama kalinya dalam sejarah kariernya yang panjang, seri Mandala secara lengkap dapat dipresentasikan kepada publik," ujar Vincent Guironnet, General Manager The Apurva Kempinski Bali.
"Di The Apurva Kempinski Bali, pelestarian budaya sudah menjadi bagian dari jati diri kami. Seiring dengan semakin banyaknya wisatawan mancanegara yang cerdas, kami percaya bahwa memperkenalkan dan mengintegrasikan warisan seni Indonesia ke dalam pengalaman para tamu adalah tanggung jawab kami.
“Pameran ini merupakan sebuah pencapaian bersejarah, yang membuka kesempatan para tamu untuk dapat menikmati keahlian seni Indonesia yang belum pernah dihadirkan di hotel mana pun,” jelasnya.