Pemprov DKI Siaga Lebaran 2026, 3 BUMD Turun Tangan Jaga Harga Pangan

Kamis 12-02-2026,10:45 WIB
Reporter : Cahyono
Editor : Subroto Dwi Nugroho

JAKARTA, DISWAY.ID -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memerintahkan tiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk mengendalikan harga pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026.

Tiga BUMD tersebut meliputi Perumda Pasar Jaya, Perumda Dharma Jaya, dan PT Food Station Tjipinang Jaya.

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Uus Kuswanto mengatakan, DKI tidak hanya memenuhi kebutuhan warganya sendiri, tetapi juga memenuhi kebutuhan pangan daerah penyangga selama musim lebaran.

BACA JUGA:Jadwal Layanan SIM Keliling di Jakarta dan Sekitarnya Hari Ini 12 Februari 2026, Yuk Segera Perpanjang!

BACA JUGA:Update Prakiraan Cuaca Jabodetabek Kamis, 12 Februari 2026: Hujan Lebat Ancam Sejumlah Wilayah!

Hal ini diungkapkan Uus dalam Balkoters Talk bertajuk 'Kesiapan Tiga BUMD Pangan Menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026' di Balai Kota DKI Jakarta.

"Jakarta ini menjadi pusat aktivitas, saat hari besar, konsumsi meningkat. Karena itu, Pemprov harus memastikan kebutuhan pokok masyarakat benar-benar tersedia dan harga tetap terkendali," kata Uus dikutip Kamis, 12 Februari 2026.

Koordinasi lintas BUMD terus diperkuat agar tidak terjadi lonjakan harga atau kekosongan pasokan saat permintaan meningkat.

Kata dia BUMD pangan ini menjadi salah satu tameng dalam mengendalikan kebutuhan pokok warga.

"Jangan sampai ada ‘kagetan’ ketika Ramadan atau Idulfitri tiba. Tidak ada alasan kebutuhan masyarakat tidak terpenuhi,” ujarnya.

BACA JUGA:Bupati Bogor Rudy Susmanto Terima Penghargaan Brevet Kehormatan Paspampres Setia Waspada dari Paspampres RI

BACA JUGA:TransJabodetabek Rute Blok M-Bandara Soetta Dikebut Jelang Persiapan Mudik Lebaran 2026

Selain komoditas pangan, Pemprov juga memberi perhatian pada ketersediaan LPG 3 kilogram yang banyak digunakan masyarakat menengah ke bawah.

Pengawasan dilakukan secara rutin agar distribusi gas melon tetap lancar sehingga tidak terjadi kelangkaan saat Ramadan.

"Kami pantau terus agar pasokan aman dan tidak mengganggu aktivitas ekonomi warga," ujar Uus.

Kategori :