Dalam pembahasan mengenai taubat dan pengampunan dosa, Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan bahwa setiap dosa tetap tercatat dalam catatan amal.
Namun ketika seseorang bertaubat dengan sungguh-sungguh, dosa tersebut diampuni dan tidak lagi dimintai pertanggungjawaban di akhirat.
Ia menjelaskan bahwa taubat tidak menghapus catatan dosa, melainkan menambahkan catatan bahwa pelaku telah bertaubat, sehingga dosanya diampuni.
Syarat Taubat Nasuha
Mengutip penjelasan para ulama, termasuk Imam Nawawi dalam Riyadhus Shalihin, Ustaz Khalid menyebutkan tiga syarat utama taubat nasuha:
- Meninggalkan dosa tersebut saat itu juga
- Menyesali perbuatan yang telah dilakukan
- Berjanji tidak mengulanginya lagi
Sebagian ulama menambahkan syarat keempat, yakni menyibukkan diri dengan amal saleh agar tidak kembali pada dosa yang sama.