Igun menegaskan bahwa dirinya tidak melakukan persiapan khusus yang muluk-muluk. Ia ingin menjalani momen puasa dan Lebaran pertamanya di Tanah Suci dengan suasana yang lebih santai dan mengalir.
"Namanya ibadah, siap nggak siap harus siap. Kita bukan mau lomba, tapi mau ibadah. Jadi jalanin saja, ngalir saja nanti di sana seperti apa," imbuhnya.
Sayangnya, dalam perjalanan kali ini, Igun belum bisa memboyong sang ibunda tercinta.
Faktor kesehatan kaki sang ibu yang merupakan dampak dari masa mudanya sebagai atlet balet—menjadi alasan utama Ivan memilih berangkat hanya bersama sahabat dekatnya.
Dengan tubuh yang kini terasa lebih ringan dan bugar, Ivan berharap bisa lebih khusyuk menjalankan rangkaian ibadah di sepuluh hari terakhir Ramadan hingga merayakan Idul Fitri di sana.