Di sisi lain, harga telur pun juga turut melonjak naik hingga mencapai harga tertingginya, yakni Rp 32.000 per-kilogramnya.
"Kalau telur memang sejak bulan lalu (Januari) gak stabil. Pernah naik jadi Rp 28 ribu, terus turun lagi jadi Rp 27 ribu, gak lama kemudian naik lagi jadi Rp 29 ribu. Jadi memang banyak yang waspada sih," ucap Nadia, salah seorang pedagang sembako di pasar Palmerah.
Sementara itu berdasarkan Panel Harga Pangan per 14 Februari 2026, harga cabai rawit merah di tingkat produsen secara nasional rata-rata berada pada kisaran Rp 56.383 per-kilogram.
Di tingkat konsumen rata-rata nasional sendiri, harga cabai rawit merah tercatat Rp 73.339 per kg.
Di sisi lain, Badan Pusat Statistik (BPS) diproyeksikan produksi beras Januari sampai Maret 2026 dapat mencapai 10,16 juta ton, atau meningkat 1,39 juta ton dibandingkan total produksi beras Januari-Maret 2025 yang berada di angka 8,78 persen. Secara persentase, peningkatannya setara 15,79 persen.