Kata Pramono setelah 28 tahun absen, akhirnya Jakarta kembali mendapatkan kepercayaan dari Australia untuk mengimpor sapi.
Pasalnya kata Pramono, sekarang ini Jakarta sudah menjalin kerja sama Sister City dengan sejumlah kota di Australia.
"Sekarang kita sudah dipercaya untuk bisa mengimport langsung sapi dari Australia. Dan itu terjadi juga karena kita dengan Australia di beberapa kota itu ada kerjasama yang disebut dengan kerjasama Sister City," pungkasnya.
Di tempat yang sama, Direktur Utama Dharma Jaya Raditya Endra Budiman mengatkan, untuk hari ini sebanyak 590 ekor sapi Australia yang tiba di Pelabuhan Tanjung Priok.
BACA JUGA:Isu Dana Zakat Dicaplok untuk MBG, SPPG Bantah: Anggaran Full dari Negara
"Saat ini kan kita turun 590 ekor," kata Raditya.
Raditya menjelaskan, sekarang ini stok daging yang tersisa di Jakarta hanya sekitar 1.000 ton.
Sehingga pihaknya perlu membeli sapi dari Australia sebagai cadangan stok daging untuk periode Ramadan-Idul Fitri.
"Jadi, itulah yang akan kita gunakan untuk Ramadan ini," terangnya.