Tetap Bugar Selama Puasa, Ini Waktu Ideal dan Tips Olahraga yang Aman

Selasa 24-02-2026,17:33 WIB
Reporter : M. Ichsan
Editor : M. Ichsan

Namun, kekurangan dari waktu olahraga ini adalah jaraknya yang dekat dengan waktu tidur, sehingga dapat meningkatkan risiko gangguan tidur di malam hari. 

BACA JUGA:14 Kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan untuk SD-SMA, Bisa Jadi Referensi Sekolah!

BACA JUGA:Ajukan KUR BCA 2026 Langsung Dapat Pinjaman Rp100 Juta, Cek Cara Pengajuan dan Persyaratannya

Hal ini perlu diperhatikan, terutama karena selama bulan puasa, jadwal tidur cenderung berkurang akibat ibadah malam dan bangun lebih awal untuk sahur. 

Untuk mencegah gangguan tidur, disarankan memberikan jeda sekitar 1-2 jam antara waktu olahraga dan tidur malam, agar tubuh memiliki kesempatan untuk menurunkan suhu tubuh dan menormalkan detak jantung.

Jika ingin berolahraga setelah berbuka puasa, konsumsi makanan yang sederhana terlebih dahulu, seperti buah potong, biskuit, atau kurma, agar tubuh mendapat energi tanpa membebani pencernaan. 

Saat berolahraga, Anda dapat mengonsumsi camilan seperti protein bar atau minuman elektrolit untuk menjaga stamina. 

Lalu, konsumsi makanan besar yang seimbang setelah selesai berolahraga agar pemulihan tubuh optimal.

Selain menentukan waktu olahraga, olahraga yang dilakukan selama bulan puasa juga sebaiknya tetap memperhatikan unsur olahraga yang baik meliputi latihan cardio, latihan kekuatan (beban), dan kelenturan. 

BACA JUGA:Bertemu Menlu Palestina, Sugiono: Indonesia Siap Perkuat Peran untuk Perdamaian Palestina

BACA JUGA:Dapatkan Saldo DANA Kaget Gratis Rp245.000 Sore Ini 24 Februari 2026, Syarat Klaimnya Mudah Banget!

Intensitas dan volume olahraga selama bulan puasa perlu dikurangi dan disesuaikan, terutama pada minggu pertama. 

Pada minggu ketiga dan keempat, intensitas olahraga dapat ditingkatkan secara bertahap sampai kembali seperti semula. 

Penyesuaian ini penting dilakukan, mengingat selama bulan puasa tubuh mengalami banyak perubahan akibat pola makan, pola tidur, serta waktu latihan dan beraktivitas.

Dokter Taufan kemudian menegaskan, “Mengingat penyesuaian aktivitas yang terjadi selama bulan puasa, olahraga yang dilakukan sebaiknya tidak ditargetkan untuk meningkatkan performa, namun lebih difokuskan pada pemeliharaan kebugaran tubuh dan menjaga agar berat badan tidak naik. 

Dengan demikian kondisi kesehatan tubuh dapat tetap optimal dan ibadah puasa dapat tetap berjalan lancar.”

Kategori :