Sementara kepada peserta aksi, kepolisian meminta agar penyampaian aspirasi dilakukan secara damai, tertib, dan tetap menjaga norma, etika, serta nilai toleransi selama Ramadan.
"Penyampaian pendapat silakan dilakukan dengan damai dan tertib. Kami akan melayani dan mengawal agar seluruh kegiatan, baik aksi maupun aktivitas masyarakat, dapat berjalan berdampingan secara aman dan kondusif," ujarnya.
BACA JUGA:Sosok Agus Setiawan Ketua BEM UI Versi Rektor yang Datang ke DPR, Jadi Sorotan Netizen!
Dikonfirmasi Disway, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) siang ini menggeruduk Mabes Polri.
Aksi unjuk rasa direncanakan akan digelar pukul 13.00 WIB siang ini dengan titik kumpul di Kampus UI.
Mahasiswa UI menuntut keadilan atas tewasnya siswa di Tual, Maluku, atas nama AT.
AT tewas dihantam anggota Brimob, kepalanya dipukul hingga tewas, karena dituduh terlibat dalam aksi balap atau trek-trekan.
Dikonfirmasi langsung oleh Disway, anggota BEM UI Hafidz membenarkan aksi itu.
“Benar,” ujarnya kepada Disway.
Dikutip dari akun Instagram BEM UI, berikut tuntutan mereka:
BACA JUGA:Sosok Agus Setiawan Ketua BEM UI Versi Rektor yang Datang ke DPR, Jadi Sorotan Netizen!
Halo, UI dan Indonesia!
Cukup sudah! Rakyat kini tak sekedar ditindas, melainkan menjadi korban pemukulan oleh aparat.
Korban kian berjatuhan.
Mereka yang turun ke jalan untuk menuntut keadilan justru dipersekusi, disiksa, dan diperlakukan semena-mena.
Institusi yang semestinya melindungi berubah menjadi algojo berseragam, meremukkan harkat dan martabat warga sipil satu per satu. Apabila dibiarkan, kekejaman akan semakin merajalela. Bila tak ada suara perlawanan, keadilan akan terkubur.