JAKARTA, DISWAY.ID - Setelah dibuka dengan melaju di zona merah pada perdagangan Jumat 27 Februari 2026 ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi siang masih terus menunjukkan pelemahan.
Berdasarkan hasil pantauan Disway, pergerakan IHSG pada pukul 14.00 masih terus berada di level 8.209,33, atau terkoreksi 0,31 persen.
Dalam hal ini, indeks LQ45 sendiri juga ditutup dengan menurun 5,440 poin (0,65 persen) ke 832,45.
BACA JUGA:IHSG Terancam Lanjut Zona Merah Imbas Bea Masuk Panel Surya AS, Analis Ungkap Rekomendasi Saham
Penurunan ini sendiri juga melanjutkan pelemahan IHSG pada perdagangan Kamis 27 Februari sebelumnya, yang ditutup dengan melemah pada level 8,235.26 (-1.04 persen).
Diketahui, pelemahan dipimpin oleh saham-saham sektor Transportation & Logistics (-4.54 persen) dan Consumer Cyclicals (-2.59 persen).
BACA JUGA:IHSG Sesi Siang Terpuruk, Ini Prediksi Analis saat Penutupan Saham Nanti
Menurut Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Reza Priyambada, sentimen negatif disebabkan oleh Pemerintah Amerika Serikat (AS) menetapkan bea masuk sementara (countervailing duties) atas impor sel dan panel surya.
"Sentimen negatif disebabkan oleh Pemerintah Amerika Serikat (AS) menetapkan bea masuk sementara (countervailing duties) atas impor sel dan panel surya dari India, Indonesia, dan Laos sebesar 125,87 persen, 104,38 persen, dan 80,67 persen," jelas Priyambada.
BACA JUGA:Analis Prediksi IHSG Masih Berpotensi Menguat Meski Kembali Ditutup Melemah
Sementara itu, indeks utama bursa AS Bursa saham Wall Street ditutup mayoritas melemah.
Sentimen negatif sendiri disebabkan oleh Nvidia mengalami penurunan meskipun mencatatkan laporan hasil kuartalan yang kuat.
"Sentimen negatif disebabkan oleh Nvidia mengalami penurunan meskipun mencatatkan laporan hasil kuartalan yang kuat dan menyeret turun saham-saham chip lainnya," jelas Priyambada.
BACA JUGA:IHSG Letoy Sambut Ramadan, Begini Prediksi Analis Hari Ini
Dengan kondisi tersebut, PT Reliance Sekuritas Indonesia memproyeksikan bahwa pergerakan IHSG pada perdagangan Jumat 27 Februari ini akan mengalami pelemahan.