IHSG Sesi Siang Makin Berdarah-Darah, Melemah 3% Ikuti Jejak Rupiah
Setelah terpuruk di pembukaan perdagangan pagi ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ambruk mendekati penutupan Sesi I perdagangan Kamis 4 Juni 2026 siang ini.-Disway.id/Bianca Khairunnisa-
JAKARTA, DISWAY.ID - Setelah terpuruk di pembukaan perdagangan pagi ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ambruk mendekati penutupan Sesi I perdagangan Kamis 4 Juni 2026 siang ini.
Berdasarkan hasil pantauan Disway, IHSG menutup sesi I perdagangannya dengan melemah tajam sebanyak 204,94 poin, atau setara dengan 3,45 persen ke level 5.736,13.
BACA JUGA:IHSG Kena Batunya Buntut Pelemahan Rupiah ke Level Rp17.900, Analis Singgung Rating Danantara
Angka ini sendiri diketahui jauh lebih rendah apabila dibandingkan dengan pembukaan perdagangan pagi ini, yang dibuka dengan melemah sebanyak 1,25 persen ke level 5.866.
Di sisi lain, pelemahan serupa juga terjadi kepada kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45, yang juga ikut turun mendekati penutupan.
Dalam hal ini, Indeks LQ45 terkoreksi sebanyak 18,67 poin, atau turun sebesar 3,17 persen ke level 570,32.
BACA JUGA:IHSG Melorot 4% Sore Ini ke Level 5.941, Latah Ikutan Loyo Bareng Rupiah
Pelemahan Nilai Tukar Rupiah jadi Faktor Utama
Di sisi lain, pelemahan nilai tukar Rupiah yang tengah menimpa Indonesia sendiri dinilai menjadi faktor utama dibalik pelemahan pergerakan IHSG.
Menurut hasil analisis PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, melemahnya nilai tukar Rupiah hingga di kisaran angka Rp 18.000 telah menjadi alasan utama dibalik sentimen negatif pasar modal.
BACA JUGA:IHSG Menghijau, Ini 4 Saham Pilihan Analis yang Berpotensi Cuan
"Sentimen negatif disebabkan oleh pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang telah menyentuh level Rp 17.900 per dolar AS dan," jelas Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia, Reza Priyambada, kepada Disway, pada Kamis 4 Juni 2026.
Tidak hanya itu, candle terakhir IHSG secara teknikal terpantau berbentuk black spinning top, di bawah MA5, indikator Stochastic dead cross pada area deep oversold.
Sehingga dengan demikian, pergerakan IHSG pada perdagangan Kamis 4 Juni 2026 ini diperkirakan akan mengalami pelemahan.
"Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 5,883 dan resistance pada level 6,012 dengan kecenderungan melemah," ujar Priyambada.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: