“Promo memang masih menjadi pintu masuk utama, tetapi integrasi ekosistem, kemudahan penggunaan, keamanan serta relevansi terhadap gaya hidup akan menjadi faktor pembeda jangka panjang. Keunggulan ShopeePay di berbagai indikator menegaskan bahwa selain insentif promosi, persepsi kemudahan dan keamanan aplikasi dompet digital menjadi pertimbangan nyata dalam mempengaruhi preferensi pengguna. Hal ini menunjukkan bahwa ShopeePay memiliki fondasi yang kuat dalam membangun kepercayaan sekaligus mempertahankan daya saingnya di industri pembayaran digital,” jelas Andi.
GenZ Jadi Motor Adopsi Digital Payment
Perubahan peran dompet digital dari alternatif metode pembayaran menjadi sebuah ekosistem terpadu dalam satu aplikasi tentu tidak lepas dari peran satu generasi yang tidak sekadar menjadi pengikut arus; namun juga penentu standar dan penggerak dari kebiasaan baru di pasar.
Kelompok yang bertindak sebagai akselerator paling agresif dalam ekosistem dompet digital ini adalah: Generasi Z.
Bukan lagi sekadar pengikut tren, sebagai digital natives yang lahir dengan kemudahan akses internet dalam genggaman, Generasi Z memiliki ekspektasi tinggi terhadap fungsi pembayaran yang dinilai dapat terintegrasi dengan gaya hidup digital.
Berdasarkan data perilaku konsumen terbaru, penetrasi dompet digital dalam kategori Ever Used 3 Months (P3M) mencatatkan, sebanyak 88% Gen Z memilih ShopeePay sebagai dompet digital yang paling sering digunakan. Diikuti platform lain seperti Dana (72%), GoPay (68%), dan Ovo (47%).
Preferensi tersebut tidak terjadi tanpa alasan. Keputusan Generasi Z memilih dompet digital, dipengaruhi oleh beberapa faktor; aspek kepraktisan (57%) dan dompet digital yang menawarkan bebas biaya administrasi untuk berbagai transaksi (49%), mulai dari transfer antar-platform, top up saldo, hingga penarikan tunai. Selain itu, fleksibilitas penggunaan yang bisa di berbagai merchant (48%) juga menjadi faktor penentu.
Semakin luas jangkauan layanan digital, semakin dalam pula integrasi dompet digital dalam keseharian generasi muda.
Melalui hasil survei, aktivitas transaksi GenZ menggunakan dompet digital dalam kebutuhan sehari-hari terkonsentrasi pada beberapa alasan utama, baik untuk Berbelanja Online, Membeli Makanan & Minuman, serta kebutuhan Gaming dan layanan digital seperti pembelian pulsa dan bayar tagihan.
BACA JUGA:Berkah Ramadhan! Saldo DANA Gratis Rp405.000 Ngalir ke Dompet Digital Kamu Khusus Malam ini
Sementara itu, penggunaan dompet digital oleh Gen Z pada kategori gaming dan layanan digital menjadi area yang semakin menarik untuk ditelusuri.
Kategori ini mencakup top-up game, pembelian in-game items, hingga kebutuhan pulsa dan paket data, merepresentasikan gaya hidup Gen Z yang serba cepat dan always-on. Dalam konteks ini, dompet digital tidak lagi sekadar alat pembayaran, melainkan enabler utama yang menyediakan akses cepat 24/7 untuk mendukung konsumsi digital yang real-time dan tanpa hambatan.
Dalam ekosistem yang bergerak dinamis, metode pembayaran yang mampu mengikuti ritme konsumsi digital menjadi faktor penentu dalam preferensi pengguna, terutama generasi Z. Data menunjukan bahwa untuk kebutuhan top-up game, ShopeePay memimpin dengan 46%, diikuti Dana 28%, GoPay 19%, dan Ovo 4%. Lebih lanjut, ketika ditinjau dari persepsi kemudahan proses top-up, ShopeePay kembali unggul dengan 54%, kemudian disusul Dana22%, GoPay 19%, dan Ovo 5%.