Tercatat sekitar 182.500 Mitra Pengemudi perempuan terdaftar, dengan banyak di antaranya ibu tunggal sekaligus tulang punggung keluarga. Selain itu, lebih dari 700 mitra penyandang disabilitas juga terdaftar dalam platform ini.
BACA JUGA:Perpres Ojol Tunggu Merger GoTo–Grab, Prasetyo Hadi: Melibatkan Danantara
Data internal Grab per Desember 2025 menunjukkan total Mitra Pengemudi terdaftar mencapai 3,7 juta orang.
Namun, jumlah Mitra Pengemudi yang paling tidak menyelesaikan satu kali orderan di bulan berjalan sekitar 700-800 ribuan Mitra Pengemudi atau sekitar 19-22% (baik Mitra Roda 2 maupun Mitra Roda 4) dari keseluruhan.
Angka ini merupakan data bulanan dan bersifat fluktuatif. Mitra yang menyelesaikan order hari ini belum tentu menyelesaikan order di hari berikutnya, dan sebaliknya. Inilah karakter alami gig economy, partisipasi bersifat fleksibel dan mengikuti kebutuhan individu.
Kondisi ini menegaskan bahwa terdaftar tidak identik dengan tingkat produktivitas Mitra Pengemudi. Status terdaftar mencerminkan akses yang terbuka bagi jutaan individu untuk berpartisipasi kapan pun dibutuhkan, sementara partisipasi aktual dari Mitra Pengemudi yang menyesuaikan kebutuhan masing-masing.
BACA JUGA:Perpres Ojol Tunggu Merger GoTo–Grab, Prasetyo Hadi: Melibatkan Danantara
Mayoritas mitra juga memanfaatkan platform sebagai penghasilan sampingan. Lebih dari 80% Mitra Pengemudi Roda 2 dan sekitar 67% Mitra Pengemudi Roda 4 menjadikan Grab sebagai sumber penghasilan sampingan.
Pola ini memperkuat gambaran bahwa ekosistem on-demand berfungsi sebagai ruang partisipasi yang adaptif, memungkinkan individu menentukan sendiri tingkat keterlibatan sesuai kebutuhan ekonomi dan situasi hidupnya.
Kategori Mitra Pengemudi Roda 4 dalam ekosistem gig economy terbagi berdasarkan tingkat intensitas kerja dan kontribusi pendapatan yang dihasilkan setiap bulan, yaitu Mitra Pengemudi Roda 4 – Penghasilan Utama dan Mitra Pengemudi Roda 4 – Penghasilan Sampingan.
Pembagian ini mencerminkan bagaimana mitra dapat menyesuaikan pola kerja sesuai kebutuhan ekonomi dan preferensi masing-masing.
BACA JUGA:Ribuan Ojol Demo Lagi di Depan Kedubes AS dan Monas, 1.541 Personel Gabungan Bersiaga
Pada kategori Mitra Pengemudi Roda 4 – Penghasilan Utama, aktivitas mengemudi menjadi fokus utama pekerjaan. Sekitar 10–11% mitra menjadikan Grab sebagai nafkah utama dengan kisaran pendapatan lebih dari Rp10 juta per bulan.
Kelompok ini rata-rata menyelesaikan sekitar 11 order per hari narik, dengan tingkat produktivitas yang tinggi dan konsisten. Bagi mereka, platform menjadi sumber penghasilan utama untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan biaya hidup.
Sementara itu, sekitar 21–22% mitra tergolong dalam kategori penghasilan rutin, dengan kisaran pendapatan Rp4–10 juta per bulan.
Rata-rata mereka menyelesaikan 7 order per hari narik. Kelompok ini tetap narik secara teratur, namun memiliki pola kerja yang lebih fleksibel dibanding kategori nafkah utama.