Jutaan Orang Jadikan Grab Sumber Penghasilan Utama dan Sampingan, Ini Data Lengkapnya

Jutaan Orang Jadikan Grab Sumber Penghasilan Utama dan Sampingan, Ini Data Lengkapnya

Memahami Dinamika Sektor Platform Digital Melalui Ekosistem Grab--Grab

JAKARTA, DISWAY.ID - Jutaan masyarakat Indonesia kini menjadikan platform digital sebagai sumber penghasilan, baik utama maupun sampingan.

Data terbaru menunjukkan, 3,7 juta orang terdaftar sebagai mitra pengemudi Grab, dengan sekitar 700–800 ribu aktif setiap bulan.

Dari jumlah itu, sebagian menjadikan Grab sebagai nafkah utama dengan pendapatan di atas Rp10 juta per bulan, sementara mayoritas lainnya memanfaatkannya sebagai penghasilan tambahan yang fleksibel sesuai kebutuhan.

Sebagai tambahan, di bulan Ramadan ini, Grab memberikan apresiasi tambahan melalui program “Perjalanan Bermakna dengan Umrah Gratis” bagi 105 Mitra Pengemudi berprestasi.

BACA JUGA:PHK Menggila 2025, Kelas Menengah Terpaksa Jadi Ojol dan freelance: Pengangguran Tembus 7,3 Juta

Gig economy mencakup profesi yang sangat luas, mulai dari content creator, penulis lepas, desainer grafis, fotografer, musisi, makeup artist, hair stylist, hingga porter, kurir, serta pengemudi transportasi online (ride-hailing).

Mereka bekerja secara mandiri dan memiliki fleksibilitas untuk menentukan sendiri tingkat serta intensitas aktivitas mereka.

Grab adalah salah satu platform gig economy di industri ride-hailing, terus memperluas dampak positif dan inklusif bagi masyarakat dari berbagai lapisan.

BACA JUGA:Ojol Kecelakaan di Flyover Grogol Gegara Jalan Berlubang, Pramono Minta Maaf Penambalan Belum Maksimal

Sejak hadir di Indonesia pada 2014, Grab telah menjangkau jutaan pengguna di seluruh negeri. Melalui ekosistem layanan digital yang terintegrasi, Grab kini telah menjangkau lebih dari 300 kota dan kabupaten di Indonesia.

Menurut Studi ITB (2023) industri ride-hailing dan pengantaran online menyumbang Rp382,62 triliun atau 2% terhadap total PDB Indonesia tahun 2022, dan Grab berkontribusi sekitar 50% di industri transportasi dan pengantaran online (Oxford Economics, 2024), mencerminkan besarnya dampak ekonomi yang dihasilkan oleh keseluruhan ekosistem layanan Grab. 

BACA JUGA:Driver Ojol Dandi Meninggal Saat Demo Tahun Lalu, Keluarga Kini Bertahan Hidup dari GrabKios

Data Driver Grab

Dalam ekosistem Grab Indonesia sendiri, profil mitra mencerminkan fungsi platform sebagai akses ekonomi yang terbuka dan inklusif.

Sekitar 1 dari 2 mitra pengemudi sebelumnya merupakan korban PHK atau tidak memiliki sumber pendapatan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads