BEKASI, DISWAY.ID - Tetangga korban, Samuel Pasaribu mengaku kaget ketika melihat pasangan suami istri (pasutri) mengalami kejadian perampokan sadis.
Pasalnya, pasutri lansia berinisial EU (65 tahun) dan sang istrinya berusia 60 tahun di kediamannya yang terletak di Perumahan Prima Lingkar Asri, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi pada Senin, 2 Maret 2026.
BACA JUGA:Kemenhaj Pastikan Perlindungan, 6.047 Jemaah Umrah RI Berhasil Kembali ke Tanah Air
BACA JUGA:DPRD DKI Soroti Gaji Nakes yang Belum Naik 10 Tahun, Penghasilan Tak Sesuai dengan Beban Kerja
Sebab, lanjut Samuel, selama ini Perumahan Prima Lingkar Asri dirasa tidak pernah mengalami kejadian seprti ini.
"Ya yang pasti kaget lag gitu. Kita selama ini aman lah gitu, ga pernah ada kejadian apa-apa. Kaget banget," ucap Samuel di Bekasi pada Senin, 2 Maret 2026.
Bagi Samuel, kedua korban ini dinilai mempunyai sifat yang sangat baik terhadap tetangganya.
"Baiklah, ramah, selaly negur tetangga kalau lewat pasti 'halo, halo' gitu. Intinya selalu menegur," papar dia.
Meski begitu, Samuel tidak mendengar adanya kebisingan yang terjadi saat peristiwa terjadi.
BACA JUGA:Besok! Kemenag Ajak Umat Islam Untuk Shalat Gerhana Bulan
BACA JUGA:Pasangan Lansia di Bekasi Bersimbah Darah, Diduga Jadi Korban Perampokan Sadis
Ia pun sontak kaget saat melihat keluar rumahnya banyak tetangga dan berdirinya tenda di depan kediaman korban.
"Ya ga tahu, kaget aja, posisi diluar kenapa, nanya langsung. Ternyata katanya ada pembunuhan atau apalah gitu, saya langsung meluhat kedalam," kata Samuel.
Saat kedua korban sudah dilarikan kerumah sakit Primaya, Kota Bekasi dan dilakuka penanganan, namun nyawa sang suaminya tak tertolong.
"Dibawa kerumah sakit, dibawa kerumah sakit masih hidup, sampai di rumah juga suaminya masih hidup, sempat diberikan tindakan dirumah sakit, tapi sayangnya tidak tertolong," papar dia.