Begini Peta Kekuatan Perang Udara Iran, AS, dan Israel di Tengah Eskalasi Konflik

Selasa 03-03-2026,12:16 WIB
Reporter : Khomsurijal W
Editor : Khomsurijal W

Kembali terkait peta kekuatannya, AS disebut mengerahkan 40-50% kekuatan udaranya di sekitar Iran, termasuk pesawat pengintai RC-135W dan P-8A Poseidon untuk pengawasan 24 jam.

BACA JUGA: Iran Bantah Serang Kilang Saudi Aramco: Itu Drone Israel!

Israel terus mengaktifkan sistem Iron Dome dengan tingkat intersepsi 99%, tapi rudal hipersonik Iran mampu menunjukkan kelemahan. Alhasil, sejumlah rudal Iran menembus pertahanan Zionis.

Eskalasi ini tingkatkan risiko perang terbuka, dengan AS-Israel unggul teknologi tapi Iran punya dukungan proxy seperti Houthi dan Hezbollah.

Sejumlah pakar menyebut Iran memiliki arsenal rudal terbesar di Timur Tengah, yang bisa menjangkau Israel, tapi kelemahan utamanya adalah armada udara yang tua dan rentan terhadap serangan presisi.

Sementara itu, aliansi AS-Israel memberikan keunggulan teknologi, termasuk dukungan intelijen dan pertahanan misil.

Perbandingan ini bersifat konvensional dan tidak termasuk faktor nuklir, di mana Israel diduga memiliki 90 hulu ledak nuklir, sementara Iran menyangkal memiliki senjata nuklir meski programnya dipantau ketat.

Situasi ini mencerminkan keseimbangan rapuh di kawasan, di mana teknologi sering kali mengalahkan kuantitas.

BACA JUGA:Intelijen Ungkap Proyek Nuklir Rahasia Iran, Trump Ancam Kirim Pasukan Darat: Saatnya Bertindak!

Berikut Peta Kekuatan Militer Udara Iran, Amerika dan Israel:

Kategori :