“Jadi MBG memiliki kaitan yang sangat langsung dengan program Kementerian Dikdasmen,” kata Mu’ti.
BACA JUGA:Undang SBY Hingga Jokowi ke Istana, Seskab Teddy Bocorkan Apa yang Dibahas Prabowo
BACA JUGA:10 Jurusan Favorit di UGM untuk Referensi Daftar SNBT 2026, Lulusannya Banyak Diincar!
Mu’ti lalu mengungkapkan, bahwa menurut laporanan terakhir Sekjen Kemendikdasmen, penerima MBG saat ini adalah sebanyak 49.614.433 siswa, dari total 53.394.088 siswa sekolah, atau telah mencapai 93 persen dari total siswa di seluruh Indonesia. Yang belum menerima 3.780.445 siswa.
Sementara, sekolah yang sudah menerima sebanyak 288.845 dari total 434.812 Satuan Pendidikan, atau 66,5 persen dari sekolah di Indonesia.
“Jadi capaiannya sudah sangat tinggi,” kata Mendikdasmen.
Kemendikdasmen telah mendapatkan temuan menarik tentang kontribusi program MBG terhadap pendidikan karakter dan motifasi belajar siswa.
Dari kerja sama penelitian dengan Lab Sosio Universitas Indonesia ditemukan bahwa Program MBG membantu murid untuk mendapatkan pangan bergizi, khususnya kelompok sosio ekonomi rendah.
BACA JUGA:Jokowi Hadir di Istana Kenakan Batik Cokelat, Bertemu Prabowo dan Para Mantan Presiden
MBG juga memberikan pengalaman yang menyenangkan dari produk maupun makan bersama dan lebih semangat dalam belajar. Sementara itu, MBG juga sangat disukai dan dirasakan manfaatnya oleh murid.
“Karena itu program ini diharapkan berkelanjutan dan ditingkatkan kualitasnya,” kata Mu’ti.