MAKASSAR, DISWAY.ID - Insiden penembakan terjadi oleh oknum Polri yang terjadi pada Minggu pagi sekitar pukul 07.00 WITA.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Arya Perdana mengatakan pihaknya tidak menutup-nutupi peristiwa tersebut dan langsung melakukan proses hukum terhadap anggota yang terlibat.
BACA JUGA:Perang Iran Memanas, MotoGP Qatar Belum Putuskan Batal, Ezpeleta: Kami Punya Plan B!
BACA JUGA:Gubernur Maluku Utara Tinjau Progres Sekolah Rakyat yang dibangun Hutama Karya
Menurutnya, kejadian bermula dari laporan Kapolsek Rappocini melalui HT mengenai sekelompok anak muda yang bermain senapan jenis Omega di jalan raya.
Mereka disebut mencegat, mendorong, hingga menendang pengendara yang melintas sehingga meresahkan warga.
"Mereka bermain di tengah jalan pada jam aktivitas masyarakat. Ada pengendara jatuh, ada yang terluka. Ini sangat meresahkan," katanya kepada awak media.
Mendapat laporan itu, seorang anggota bernama Iptu N langsung menuju lokasi.
BACA JUGA:Kuasa Hukum Fandi Ramadhan Yakin Kliennya Lolos dari Hukuman Mati Perkara Sabu 2 Ton!
Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), ia mendapati seorang pemuda berinisial B tengah melakukan tindakan keras terhadap seorang pengendara motor.
Iptu N kemudian turun dari kendaraan dan berupaya mengamankan pelaku sambil melepaskan tembakan peringatan untuk membubarkan massa.
"Setelah tembakan peringatan dilepaskan, kelompok lainnya melarikan diri dan hanya B yang berhasil diamankan," ujarnya.
Namun saat proses penangkapan, B disebut berusaha melawan dan meronta.
Dalam situasi itu, senjata api yang masih dipegang Iptu N meletus dan mengenai bagian belakang tubuh korban.
Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Grestelina untuk mendapatkan penanganan awal.