Pemkot Bekasi Pastikan Balita Korban Pelecehan dapat Pendampingan Khusus

Jumat 06-03-2026,17:23 WIB
Reporter : Dimas Rafi
Editor : Dimas Chandra Permana

BEKASI, DISWAY.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menjenguk balita berjenis kelamin perempuan yang diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh tetangganya, pria berinisial R.

Saat melakukan kunjungannya, Camat Bekasi Barat, Sudarsono mengungkapkan keprihatinan terhadap kejadian yang menimpa balita berinisial A serta keluarga korban.

Peristiwa tak terpuji yang diduga dilakukan R tersebut diduga terjadi di sebuah kontrakan yang terletak di wilayah Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi.

BACA JUGA:Balita Perempuan Jadi Korban Pelecehan di Bekasi, Ketahuan setelah Visum, Apa Respons Polisi?

"(Kunjungan tadi) kita melakukan penguatan saja (pemerintah hadir kepada warga)," kata Sudarsono di Bekasi pada Kamis, 5 Maret 2026.

Dalam kunjungannya, Sudarsono menjelaskan bahwa keadaan dari korban terlihat stabil.

Meski begitu, pihaknya akan menggandeng Dinas Perberdayaan Perempuan Perlindungan dan Anak (DP3A) Kota Bekasi yang akan memberikan bantuan psikis dan mental pada anak.

"Selanjutnya DP3A memberikan pendampingan," ucap dia.

BACA JUGA:Perkuat Brand Lokal, Bank Raya Hadirkan Solusi Digital di Lala Market 2026

Sebelumnya, seorang balita perempuan diduga menjadi korban pelecehan oleh tetanggnya sendiri berinisial R ketika sang anak dititipkan oleh ibunya, FS, saat ingin bekerja sebagai biduan keliling.

Pelecehan tersebut diduga dilakukan pria berusia 48 di sebuah kontrakan diwilayah Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi.

Menurut wanita berusia 36 tahun ini awalnya tidak menaruh rasa curiga terhadap kondisi anaknya yang baru jalan 1 tahun.

FS baru menyadari adanya keanehan pada anaknya yang kerap menangis. Ia merasa ada yang mengganjal ketika sang anak terus menerus menangis.

BACA JUGA:Bos Danantara: Pembangunan PLTS 13 GW Jadi Tahap Awal Target 100 GW Nasional

"Awalnya saya kira anak saya nangis terus karena pampersnya penuh. Saya ganti, tapi masih nangis juga. Saya pikir mungkin ukurannya kekeculan, akhirnya saya ganti dari ukuran L ke XL, tapi tetap nangis," jelas FS di Bekasi pada Kamis, 5 Maret 2026.

Kategori :