Safari Pontren Jadi Ajang Sosialisasi Ditjen Pesantren

Sabtu 07-03-2026,22:56 WIB
Reporter : Moh Purwadi
Editor : M. Ichsan

JAKARTA, DISWAY.ID-- Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar melakukan safari ke sejumlah pesantren di Jawa Timur. Menag bersilaturahmi sekaligus mensosialisasikan pembentukan Ditjen Pesantren.

Menag juga menyalurkan bantuan operasional masing-masing sebesar Rp100 juta kepada Pesantren Salafiyah Pasuruan, Pesantren Sidogiri, dan Pesantren Progresif Bumi Sholawat.

BACA JUGA:Kasus Influencer Campak Jadi Sorotan, Kemenkes Minta Waspada

BACA JUGA:Sambangi Pelabuhan Merak, Perempuan Bangsa Sosialisasi Mudik Ramah Anak

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan pemerintah berupaya memperkuat pembinaan pesantren agar menjangkau lebih banyak lembaga pendidikan keagamaan di berbagai daerah.

‎“Sesungguhnya kita ingin ke depan dengan adanya Ditjen Pondok Pesantren, pembinaan pondok itu akan lebih banyak dan lebih merata,” kata Menag di Sidogiri, dalam keterangan pers yang diterima Disway.id, Sabtu, 7 Maret 2026. 

Direktur Pondok Pesantren Kementerian Agama Basnang Said mengatakan safari pesantren menjadi sarana dialog langsung antara pemerintah dan pesantren untuk memahami kebutuhan riil di lapangan.

‎“Safari pesantren sangat penting karena menjadi ruang silaturahmi sekaligus dialog langsung antara pemerintah dan pesantren. Melalui kunjungan ini, Menteri Agama dapat melihat secara langsung dinamika, kebutuhan, serta kontribusi nyata pesantren dalam pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Basnang.

BACA JUGA:Profil dan Jejak Karier Donny Fattah, Pionir Sekaligus Bassis Band Rock God Bless Meninggal Dunia

BACA JUGA:Chelsea vs Barcelona Berebut Fisnik Asllani: Striker Hoffenheim Jadi Buruan Transfer Musim Panas

‎Menurutnya, kunjungan langsung tersebut dapat membantu pemerintah merumuskan kebijakan yang lebih kontekstual dan berpijak pada realitas pesantren. Hal itu juga dinilai memperkuat posisi pesantren sebagai pusat pembinaan umat sekaligus pemberdayaan masyarakat.

Basnang menambahkan, kehadiran Menteri Agama di lingkungan pesantren juga memberikan penguatan moral bagi pengelola dan santri. 

Selain itu, kunjungan tersebut menjadi bentuk pengakuan negara terhadap peran strategis pesantren dalam pendidikan keagamaan dan pembangunan sosial.

‎“Bagi pesantren, kunjungan ini menjadi momentum untuk menyampaikan aspirasi secara langsung, mempererat kemitraan dengan pemerintah, serta memperkuat kepercayaan diri pesantren bahwa kiprah mereka dalam pendidikan keagamaan, pembinaan karakter, dan pemberdayaan masyarakat mendapat perhatian serius dari negara,” katanya.

BACA JUGA:Villa Lavana De'Bale Marcapada Bali Jadi Pabrik Narkoba, Tim Gabungan Tangkap Wanita Rusia!

Kategori :