Video Awan Terakhir Anya Geraldine Jadi Isyarat Kepergian Vidi Aldiano: Rasanya Peaceful Sekali

Minggu 08-03-2026,16:40 WIB
Reporter : Hasyim Ashari
Editor : Fandi Permana

JAKARTA, DISWAY.ID – Suasana duka menyelimuti prosesi pemakaman Vidi. Di tengah kerumunan pelayat, nampak selebriti Anya Geraldine yang tak mampu membendung air matanya.

Namun, di balik duka yang mendalam, Anya menyimpan sebuah cerita yang membuat bulu kuduk berdiri, sebuah isyarat alam yang ia rasakan tepat di saat sang sahabat menghembuskan napas terakhir.

BACA JUGA:Akses Terbatas, Warga Aceh Tamiang Terpaksa Konsumsi Makanan Praktis

BACA JUGA:Momen Anak-anak Main 'Wahana' Air saat Banjir di Kembangan, Semringah Banget!

Anya menceritakan bahwa firasat itu datang saat dirinya masih berada di ribuan kaki di atas permukaan laut. Kala itu, ia baru saja menempuh perjalanan udara dari Singapura menuju Jakarta.

"Aku enggak tahu kenapa, di pesawat kemarin tiba-tiba air mata netes. Terus aku lihat ke luar jendela, lihat awan, tiba-tiba rasanya peaceful (damai) sekali," kenang Anya dengan suara bergetar di hadapan awak media, Minggu 8 Maret 2026.

Saking indahnya pemandangan awan yang ia lihat, Anya sempat mengabadikan momen tersebut melalui ponselnya. Ia tidak menyangka bahwa perasaan damai yang ia rasakan adalah sebuah salam perpisahan dari Vidi.

Kejutan pahit baru menghampiri Anya sesaat setelah pesawatnya landing. Seorang sahabat bernama Aero segera menghubunginya untuk memberikan kabar duka sekitar jam 4 atau 5 sore.

BACA JUGA:Ramadan di SRMA 1 Aceh Besar: Sahur Bersama hingga Kultum Bergantian

BACA JUGA:Layanan Transjakarta Berantakan Imbas Banjir Jakarta Meluas, Ini Rute yang Terganggu

Anya yang saat itu sedang dalam perjalanan pulang dari bandara, langsung memeriksa catatan waktu di ponselnya. Ia pun tertegun.

"Ternyata beliau meninggal sekitar jam 16.30-an. Di saat itu aku masih di pesawat. Pas aku cek camera roll di galeri, 'Ya ampun, ini jam di mana aku netes air mata tanpa sebab sama sekali'," ungkapnya seraya kembali mengusap air mata.

Meski terpukul karena tidak bisa mendampingi di detik-detik terakhir secara langsung, Anya mengaku berusaha tegar. Baginya, ketenangan yang ia lihat di balik jendela pesawat adalah simbol bahwa kini Vidi sudah tidak lagi merasakan sakit.

BACA JUGA:Asuransi Jasindo Hadirkan Layanan Kesehatan dan Santunan untuk Ribuan Jamaah di Masjid Istiqlal

"Aku yakin Vidi sekarang sudah berada di tempat yang lebih baik, yang lebih menenangkan, dan lebih bahagia. Maaf ya, nangis lagi," ucap Anya.

Kategori :