Ramadan Seru! 100 Santri Istimewa Diajak Belanja Baju Lebaran hingga Perlengkapan Sekolah

Selasa 10-03-2026,03:02 WIB
Reporter : Marieska Harya Virdhani
Editor : Marieska Harya Virdhani

Banyak di antara kelompok rentan ini yang menghadapi keterbatasan akses pendidikan dan kesejahteraan, sehingga pentingnya program seperti ini untuk mengurangi kesenjangan sosial.

Head of Corporate Communications and External Relations Garudafood Group, Dian Astriana, menyebutkan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar bantuan sesaat, melainkan bagian dari dedikasi perusahaan terhadap pendidikan dan kesejahteraan sosial. 

BACA JUGA:Hutama Karya Terapkan Pembatasan Operasional Angkutan Barang di Tol Trans Sumatera Selama Mudik Lebaran 2026

"Garudafood berkomitmen untuk terus memperbesar kontribusi kepada masyarakat melalui program-program yang bermanfaat dan berkelanjutan. Melalui program ‘Belanja Bareng & Donasi Pendidikan Santri Istimewa’ ini, kami ingin menghadirkan manfaat nyata dan kebahagiaan bagi kelompok rentan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan Idulfitri 1447 H," ujar Dian Astriana. 

Adapun masing-masing anak menerima voucher belanja senilai Rp500.000 yang dapat digunakan secara bebas untuk membeli kebutuhan Lebaran, seperti pakaian baru atau perlengkapan sekolah.

Langkah ini diambil agar santri dan anak yatim dapat merasakan euforia menyambut hari kemenangan dengan sukacita yang sama seperti anak-anak lainnya. 

BACA JUGA:Jelang Mudik Lebaran 2026, Tarif Tol Semarang-Batang Naik hingga Rp33.000 untuk Perjalanan Jauh

Rani Alfiani, Executive Director Sekolah Relawan, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif kolaboratif ini. Menurutnya, program "Belanja Bareng & Donasi Pendidikan Santri Istimewa” memberikan dampak psikologis yang sangat positif bagi kepercayaan diri anak-anak. 

"Kami sangat mengapresiasi langkah nyata Garudafood dan Prochiz yang tidak hanya memberikan bantuan materiil, tetapi juga memberikan hak 'pengalaman' kepada santri dan anak yatim istimewa. Bagi mereka, kesempatan memilih sendiri baju Lebaran adalah bentuk penghargaan atas kemandirian dan kepercayaan diri mereka. Kolaborasi ini adalah contoh nyata bagaimana sektor swasta dapat berperan aktif dalam menciptakan ekosistem sosial yang inklusif dan memanusiakan manusia," tutur Rani Alfiani. 

Di luar momentum Ramadan, Garudafood secara konsisten menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) komprehensif di bawah payung Garudafood Sehati.

BACA JUGA:Jelang Mudik Lebaran 2026, Tarif Tol Semarang-Batang Naik hingga Rp33.000 untuk Perjalanan Jauh

Program ini fokus pada keberlanjutan Lingkungan, Pendidikan, Kesehatan, Pemberdayaan Masyarakat, dan Bantuan Kemanusiaan.

Inisiatif ini tidak sekadar menjadi bentuk tanggung jawab moral, namun dirancang untuk memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat serta memperkuat fundamental ekonomi lokal.

Kegiatan “Belanja Bareng & Donasi Pendidikan Santri Istimewa” ini merupakan wujud nyata dari upaya perusahaan untuk merangkul kelompok rentan agar tetap berdaya dan optimis menatap masa depan.

Garudafood berkomitmen untuk terus memperkuat inisiatif inklusivitas ini, memastikan bahwa setiap langkah pertumbuhan perusahaan berjalan selaras dengan kesejahteraan masyarakat dan upaya peningkatan pendidikan di Indonesia.

Kategori :