BEKASI, DISWAY.ID - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) akan memberikan diskon tarif tol sebesar 30 persen selama arus mudik dan balik di hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.
Hal tersebut dipastikan langsung oleh Direktur Utama (Dirut) PT Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono mengatakan bahwa diskon tarif tol tersebut akan berlangsung dari 15 sampai 16 Maret 2026.
BACA JUGA:Misbakhun: Kenaikan Harga BBM Harus Jadi Opsi Terakhir Tangani Gejolak Minyak Dunia
BACA JUGA:Safari Ramadan 2026, PGN Salurkan Bantuan untuk Ribuan Anak di 350 Lebih Yayasan
"Saat ini diskon memang kami berikan juga 30 persen dan tentu diskon ini seperti juga yang diharapkan oleh kita semua, ini diberikan juga bagian dari pengaturan misalnya distribusi kendaraan ditanggal 15 dan 16 Maret," ungkap Rivan di Bekasi pada Selasa, 10 Maret 2026.
Selain itu, Jasa Marga juga akan memberikan tarif diskon tol pada arus balik mudik lebaran 2026 pada sekitar H+6 dan +7 dengan jumlah yang sama dengan sebelumnya.
"Arus baliknya nanti ada di tanggal 26-27 dan sama, diberikan diskon tarif tol sebesar 30 persen," kata dia.
BACA JUGA:Polisi Tangkap Pelaku Love Scamming yang Peras Remaja Putri di Cengkareng dengan Konten Asusila!
Arus mudik Lebaran 1446 Hijriah diperkirakan mulai berlangsung pada 13 Maret hingga 30 Maret 2026, dengan sekitar 2,99 juta kendaraan meninggalkan Jabodetabek.
Dalam proyeksi Jasa Marga, total 3,5 juta kendaraan diperkirakan melewati sejumlah tol utama, termasuk Tol Jakarta-Cikampek (Japek), Tol MBZ, Tol Cipali, hingga jalur Trans Jawa.
"Jadi 28 persen itu ke Merak, sementara 50 persen ke arah timur, seperti Cipularang, sementara sisanya sekitar 20 persen adalah ke arah Bogor," paparnya.
Dengan begitu, Jasa Marga akan meminta pihaknya untuk fokus melakukan pengawasan dalam memantau kendaraan ke arah timur.
BACA JUGA:Banjir Pesanan, Pedagang Parsel Musiman di Cikini Cuan Jelang Lebaran
Hal tersebut dikarenakan adanya peningkatan yang tinggi membuat potensi kepadatan lalu lintas (lalin) semasa mudik lebaran.
Berdasarkan proyeksi Jasa Marga, sekitar 1,18 juta kendaraan roda empat serta 47 ribu bus diprediksi melintas menuju arah timur.