JAKARTA, DISWAY.ID - Industri berkomitmen untuk mendukung energi bersih dan efisiensi yang rendah emisi.
Karena itu PT Ishizuka Maspion Indonesia (Ishizuka Maspion), bagian dari Maspion Group, meresmikan pengoperasian instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di fasilitas produksinya yang berlokasi di Kawasan Industri Maspion, Romokalisari, Surabaya.
Peresmian ini turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Energi dan Sumber
Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur. Selain itu, peresmian ini juga turut dihadiri oleh Cahyadi Salim, Direktur PT Indal Aluminium Industri Tbk; Rudy Korsan, Direktur Kawasan Unit 4, PT Maspion; Sugiharto, Direktur SDM Maspion Group; Budi Gunardi, Direktur Maspion Group; Gary Samuel, Head of Business Development Suryanesia; Bapak Dwiarta Alim, General Manager Ishizuka Maspion Indonesia; dan Cheston Jones, Head of Business Development Suryanesia.
BACA JUGA:Bos Danantara: Pembangunan PLTS 13 GW Jadi Tahap Awal Target 100 GW Nasional
Proyek ini diwujudkan melalui kolaborasi strategis dengan Suryanesia, perusahaan penyedia solusi Solar-as-a-Service bagi pelaku bisnis dan industri di Indonesia.
Inisiatif ini menjadi tonggak penting bagi Ishizuka Maspion dalam memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing di pasar global.
Sebagai pionir pemanfaatan energi bersih di lingkungan Maspion Group, Ishizuka Maspion mengintegrasikan sistem tenaga surya pada fasilitas produksinya di Surabaya yang memproduksi peralatan makan dan minum berbahan kaca dengan pengalaman lebih dari 25 tahun sebagai salah satu produsen glass tableware global terkemuka, mengekspor produknya ke lebih dari 50 negara dengan kapasitas produksi yang didukung teknologi dan lini mesin kaca otomatis.
BACA JUGA:Pemprov DKI Gandeng Danantara Bangun 2 PLTSa, Sampah Bantargebang Jadi Listrik
“Peresmian PLTS ini bukan sekadar penambahan kapasitas listrik bagi kami, tetapi juga menjadi wujud komitmen Ishizuka Maspion Indonesia dalam memanfaatkan Energi Baru Terbarukan. Melalui teknologi PLTS, kami berharap dapat menghasilkan energi yang lebih ramah lingkungan, mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, serta mendukung target bauran energi nasional. Kami juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi sehingga proyek ini dapat terselesaikan dengan lancar dan mencapai zero accident," kata Susanto, Assistant Plant Manager PT Ishizuka Maspion Indonesia.
Ia menambahkan, transisi energi ini juga mencerminkan semangat kepemimpinan Maspion dalam menjawab tantangan industri yang semakin menuntut praktik bisnis berkelanjutan.
BACA JUGA:Bukan Sekadar Hemat, PLTS Atap Primaya Hospital Karawang Pasok Separuh Energi Rumah Sakit 24 Jam
Untuk proyek strategis ini, Ishizuka Maspion mempercayakan pengembangan dan instalasi kepada Suryanesia.
Pemilihan mitra dilakukan melalui pertimbangan komprehensif, mulai dari solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan industri, kualitas sistem yang teruji, hingga pengalaman tim dalam menangani proyek energi surya skala besar.