JAKARTA, DISWAY.ID -- Di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global dan dinamika geopolitik yang mempengaruhi perdagangan internasional, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC) memperkuat strategi bisnis melalui integrasi layanan logistik otomotif dan transformasi digital guna menjaga ketahanan operasional serta meningkatkan daya saing industri otomotif nasional.
Melalui konsep Integrated Auto Solutions, IPCC menghadirkan ekosistem layanan logistik kendaraan yang mengintegrasikan seluruh rantai nilai mulai dari terminal kendaraan, pengiriman, transportasi darat, pusat distribusi kendaraan hingga distribusi ke dealer dalam satu platform layanan yang terstandarisasi dan terdigitalisasi
Direktur Utama IPCC, Sugeng Mulyadi menyampaikan bahwa strategi ini menjadi langkah penting bagi perseroan untuk memperkuat ketahanan bisnis di tengah dinamika industri global.
BACA JUGA:Sambangi Pelabuhan Merak, Perempuan Bangsa Sosialisasi Mudik Ramah Anak
BACA JUGA:Viral Surat Berkop Polres Pelabuhan Tanjung Priok Minta THR, Polda Metro Telusuri
“Melalui konsep Integrated Auto Solutions, kami ingin menghadirkan ekosistem logistik otomotif yang lebih terintegrasi, efisien, dan berkelanjutan. Strategi ini tidak hanya memperkuat daya saing IPCC dalam scope nasional namun juga menjadi fondasi menatap bisnis berskala global. Tidak hanya mendukung pertumbuhan industri otomotif nasional namun juga memastikan perusahaan mampu beradaptasi dengan dinamika ekonomi global,” ujar Sugeng
Transformasi tersebut turut diperkuat dengan pengembangan sistem digital terminal kendaraan PTOS-C yang memungkinkan visibilitas data secara real-time bagi pelanggan dan pemangku kepentingan sehingga meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat proses layanan, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data.
Kapal pengangkut kendaraan-kendaraan baik ekspor maupun impor siap kirim.-Ist-
Selain itu, IPCC juga menjalankan inisiatif Green Port sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan melalui efisiensi energi, pengurangan emisi, dan optimalisasi operasional yang lebih ramah lingkungan.
Langkah ini diharapkan mampu mendukung terciptanya rantai pasok otomotif yang lebih hijau sekaligus memperkuat efisiensi logistik nasional.
BACA JUGA:Kemenhub Terapkan 2 Sistim Ini di Pelabuhan Saat Lebaran 2026, Ini Titik Lokasinya
Dengan strategi integrasi layanan, penguatan digitalisasi, serta pengembangan jaringan pada 5 terminal satelit di berbagai wilayah Indonesia, IPCC optimistis mampu terus memperkuat posisinya sebagai simpul penting dalam ekosistem logistik otomotif nasional sekaligus menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi pelanggan, pemegang saham, dan masyarakat.
Sebagai bagian dari penguatan ekosistem Integrated Auto Solutions, IPCC turut mengembangkan lini bisnis inland transportation sebagai elemen strategis dalam menciptakan rantai nilai logistik otomotif yang terintegrasi secara end-to-end.
Melalui optimalisasi konektivitas distribusi darat dari terminal kendaraan menuju pusat distribusi hingga jaringan dealer di berbagai wilayah, layanan ini tidak hanya meningkatkan efisiensi dan keandalan operasional, tetapi juga memperkuat fondasi model bisnis yang adaptif dan berkelanjutan.