“Kami akan menyusur sumber air dari Batu Sangkar – Sumbar menuju Bentang Leuser di Sumut/Aceh. Memahami relasi paling dasar antara manusia, air dan hutan. Memahami bagaimana perubahan lanskap di hulu berdampak pada kehidupan sosial budaya dan ekonomi di hilir. Bersama EIGER juga berbagai komunitas lokal kami juga akan mendokumentasikan cerita upaya komunitas lokal agar hutan tetap bertahan,” kata Didi Kaspi Kasim dalam Press Conference EIGER.
BACA JUGA:Update Informasi Cuaca Jakarta Hari ini Sabtu, 14 Maret 2026: Didominasi Berawan Sepanjang Hari
BACA JUGA:TelkomGroup Siagakan 13.200 Petugas untuk Amankan Sinyal Mudik Lebaran 2026
Rangkul Pendidikan di NTT
Agenda kedua adalah komitmen EIGER terhadap pendidikan dan pemberdayaan generasi muda di Nusa Tenggara Timur.
Fokusnya pada akses pendidikan, fasilitas, tas sekolah, dan motivasi bagi anak-anak di daerah terpencil.
“Sebagai upaya kolektif jangka pendek untuk merespons krisis kualitas pendidikan bagi murid juga guru-guru honorer di daerah terpencil, EIGER membuka program “DROP BOX” di beberapa toko EIGER di seluruh Indonesia. Konsumen EIGER bisa menyumbangkan apapun kebutuhan pendidikan seperti buku tulis, alat tulis, buku pelajaran maupun buku bacaan untuk kemudian akan disalurkan oleh tim EIGER ke sekolah-sekolah yang paling membutuhkan,” papar Zakiy.
Kompetisi Panjat Tebing Legendaris Skala Internasional
BACA JUGA:Lawan Keterbatasan Akses, NHM Peduli Evakuasi Pasien Kritis Tobelo Pakai Helikopter
Agenda ketiga adalah EIGER Independence Sport Climbing Competition (EISCC) yang akan digelar pada Hari Kemerdekaan, Agustus 2026.
Kompetisi panjat tebing internasional ini merupakan tradisi sejak 2002 dan menjadi wadah atlet muda Indonesia berlatih sebelum tampil di ajang dunia.
“Panjat tebing adalah bagian dari sejarah EIGER sejak awal berdiri. Papan panjat di Toko EIGER Cihampelas sudah ada sejak 1994, tempat lahirnya banyak legenda panjat Indonesia. EISCC melengkapi kompetisi standar internasional dan mempertemukan bibit-bibit atlet juara dunia,” jelas Zakiy.
EISCC tahun 2026 juga akan sedikit berbeda karena mengundang banyak atlet panjat dari Filipina hingga Malaysia.
Rangkaian Road to EISCC juga akan digelar melalui South East Asia Boulder League 2026 bersama Boulder Planet.
BACA JUGA:Kemenhaj Jamin Layanan Haji 2026 Ramah Lansia, Perempuan, dan Disabilitas