“Kontak eratnya bisa sampai 20 orang dan semua kita beri profilaksis supaya penularannya berhenti,” jelas Budi.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, dr. Andi Saguni, menambahkan bahwa peringatan Hari Kusta Sedunia 2026 menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus menghapus diskriminasi terhadap pasien maupun penyintas kusta. Tema nasional tahun ini adalah “Kusta: Temukan Dini, Obati Tuntas, Akhiri Stigma.