Antrean Kendaraan 15 Km di Gilimanuk, Arus Keluar Bali Meningkat

Senin 16-03-2026,14:14 WIB
Reporter : Rafi Adhi Pratama
Editor : Khomsurijal W

JAKARTA, DISWAY.ID– Arus kendaraan yang keluar dari Pulau Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, mengalami peningkatan signifikan pada Minggu (15/3) sore. Lonjakan kendaraan menyebabkan antrean panjang hingga sekitar 15 kilometer dari area pelabuhan hingga memasuki wilayah Kecamatan Melaya.

Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri, Brigjen Pol Faizal, mengatakan peningkatan arus kendaraan didominasi kendaraan logistik, kendaraan pribadi, serta sepeda motor yang hendak menyeberang menuju Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur.

“Terpantau arus kendaraan yang keluar Bali mengalami peningkatan. Kantong parkir di dalam pelabuhan saat ini penuh dan didominasi kendaraan pengangkut logistik, kendaraan pribadi serta sepeda motor,” kata Faizal kepada awak media, Senin (16/3/2026).

BACA JUGA:BMKG Prediksi Awal Mudik Lebaran 2026 Kondisi Cuaca Relatif Kondusif

Ia menjelaskan antrean kendaraan menuju pelabuhan kini telah memasuki wilayah Kecamatan Melaya dengan panjang sekitar ±15 kilometer dari area Pelabuhan Gilimanuk.

Untuk mengantisipasi kepadatan yang semakin panjang, aparat kepolisian bersama sejumlah instansi terkait melakukan pengaturan lalu lintas di lapangan.

Personel Direktorat Lalu Lintas Polda Bali bersama jajaran Polres Jembrana diterjunkan untuk melakukan pengaturan dan rekayasa lalu lintas di jalur antrean menuju pelabuhan.

“Petugas juga ditempatkan di sejumlah titik kepadatan untuk mengatur lalu lintas sekaligus memberikan imbauan kepada para pengguna jalan agar tetap tertib selama mengantre,” ujarnya.

32 Kapal Layani Penyeberangan Gilimanuk–Ketapang

Selain pengaturan lalu lintas, koordinasi intensif juga dilakukan dengan sejumlah instansi terkait, di antaranya ASDP, KSOP, TNI, UPP, BPTD, dan Dinas Perhubungan guna mengatur kendaraan yang masuk ke area pelabuhan.

Saat ini tercatat 32 unit kapal melayani penyeberangan di lintasan Gilimanuk–Ketapang.

BACA JUGA:Arus Mudik 2026 Masih Terkendali, Baru 25 Persen Kendaraan Tinggalkan Jakarta

Dua kapal bahkan menerapkan pola Tiba Bongkar Berangkat (TBB) di Pelabuhan Ketapang untuk mempercepat proses bongkar muat kendaraan sekaligus membantu mengurai antrean.

Untuk mengurangi kepadatan di jalur menuju pelabuhan, petugas juga menerapkan penyekatan kendaraan logistik dengan sumbu tiga ke atas di wilayah Denpasar, Badung, dan Tabanan.

Kendaraan tersebut diarahkan menuju buffer zone untuk menjalani delay system, sehingga beban kendaraan menuju Gilimanuk maupun area pelabuhan dapat dikurangi.

Hingga laporan ini disampaikan, kondisi cuaca di kawasan Gilimanuk terpantau cerah, sementara situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dilaporkan tetap aman dan kondusif.

Kategori :