JAKARTA, DISWAY.ID - Setelah dibuka terkoreksi, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Sesi I pun juga turut kembali melemah hingga 105,41 poin, atau 1,48 persen ke level 7.031,81.
IHSG sesi siang ini juga masih melemah di level 7.028.
Pelemahan ini sendiri juga turut melanjutkan pergerakan IHSG pada pembukaan perdagangan pagi tadi, yang mengawali pembukaan dengan melaju di zona merah.
Dalam hal ini, IHSG sendiri dibuka dengan terkoreksi hingga 21,76 poin, atau menurun 0,3 persen ke level 7.115,45.
BACA JUGA:IHSG Hari Ini Diprediksi Melemah, Berikut Analisa 4 Saham
Di sisi lain, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 juga mengakhiri Sesi I dengan dengan terkoreksi sebanyak 11,40 poin, atau turun 1,57 persen ke posisi 716,92.
Sebelumnya, Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk menilai bahwa pelemahan yang menyelimuti pasar modal ini sendiri juga turut dipengaruhi oleh sentimen negatif dari para investor.
"Sentimen negatif disebabkan seiring ekspektasi pelaku pasar bahwa The Fed akan bersikap hawkish (ketat) akibat risiko inflasi energi global imbas terjadinya konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran," ujar Priyambada kepada Disway, pada Senin 16 Maret 2026.
BACA JUGA:Kembali Anjlok, IHSG Awali Sesi II dengan Terkoreksi 1,98 Persen
Dengan kondisi tersebut, PT Reliance Sekuritas Indonesia memproyeksikan bahwa pergerakan IHSG pada perdagangan Senin 16 Maret ini akan bergerak di kisaran support pada level 7,071 dan resistance pada level 7,212 dengan kecenderungan melemah.
"Secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk bearish belt hold, di bawah MA5 dan MA20 serta indikator Stochastic dead cross pada area deep oversold. Sehingga dengan demikian, kami perkirakan IHSG akan mengalami pelemahan," tutur Priyambada.
Sementara itu, indeks utama bursa AS Bursa saham Wall Street ditutup mayoritas melemah.
"Sentimen negatif disebabkan masih dari konflik geopolitik antara AS-Israel dan Iran dimana naiknya harga minyak memicu kekhawatiran investor dimana harga Brent Oil mencapai diatas 100USD per barrel," jelas Priyambada.
BACA JUGA:IHSG Anjlok ke Zona Merah, Siang Ini di Level 7.198
Di sisi lain, data BCA Sekuritas mengungkapkan bahwa per Sesi I ini, sebanyak 251 Saham mengalami kenaikan harga sedangkan 835 saham mengalami penurunan harga 208 saham tak mengalami perubahan harga dengan nilai transaksi Rp 8,19 triliun.